PM Malaysia Dan PM Singapura Saksikan Langsung Peluncuran Jalur VTL Darat

  • Bagikan
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob (kiri) bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan langsung peluncuran Vaccinated Travel Lane (VTL) darat antara Singapura dan Malaysia di Woodlands Checkpoint Singapura pada Senin (29/11/2021). The Straits Times

     SINGAPURA (Waspada): Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong bersama dengan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob pada pada Senin (29/11/2021) menyaksikan peluncuran Vaccinated Travel Lane (VTL) darat antara Singapura dan Malaysia di Woodlands Checkpoint Singapura.

     Jalur VTL darat antar kedua negara memiliki kapasitas hingga 1.440 warga negara, penduduk tetap, atau pemegang izin jangka panjang tanpa memerlukan karantina setiap harinya.

     VTL merupakan jalur masuk ke Singapura yang dibuka mulai 29 November lalu.  Singapura juga akan membuka jalur tersebut kepada sejumlah negara, seperti Finlandia dan Swedia, terkhusus Malaysia dan Indonesia. Kendati demikian, terdapat beberapa syarat yang ditetapkan oleh pemerintah Singapura.

     Dilansir dari laman The Straits Times, layanan bus pertama yang berangkat ke Johor Baru memulai perjalanannya sekitar pukul 8 pagi pada Senin. Ini merupakan kunjungan resmi pertama Perdana Menteri Ismail ke Singapura sejak ia menjabat pada bulan Agustus.

     Ia didampingi oleh pemimpin Malaysia lainnya, termasuk Menteri Senior Perdagangan dan Industri Internasional Mohamed Azmin Ali, Menteri Luar Negeri Saifuddin Abdullah, Menteri Transportasi Wee Ka Siong dan Menteri Besar Johor Hasni Mohammad.

     Sedangkan Perdana Menteri Singapura Lee didampingi oleh Menteri Senior Teo Chee Hean, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong dan Menteri Transportasi S. Iswaran.

     PM Ismail dijadwalkan untuk melakukan panggilan telepon dengan Presiden Singapura Halimah Yacob di Istana yang kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama PM Lee dalam kunjungan satu harinya di ‘Negeri Singa’. (straits times/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *