Waspada
Waspada » Pintu Masuk Ke Kantor Lurah Besar Tutup, Warga Kecewa
Headlines Medan

Pintu Masuk Ke Kantor Lurah Besar Tutup, Warga Kecewa

PINTU kantor Lurah Besar Kecamatan Medan Labuhan yang sengaja ditutup dari dalam karena jam istirahat, Rabu (30/9). Waspada/Ist
PINTU kantor Lurah Besar Kecamatan Medan Labuhan yang sengaja ditutup dari dalam karena jam istirahat, Rabu (30/9). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Warga yang hendak berurusan di kantor Lurah Besar Kecamatan Medan Labuhan mengeluh.

Pasalnya, pintu masuk ke kantor lurah tersebut ditutup pada Rabu (30/9) sekira pukul 12:00.

Alasannya para pegawai kantor lurah sedang istirahat sehingga pelayanan publik jadi terkendala dan mengecewakan masyarakat.

Seorang warga yang mendadak hendak berurusan di kantor Lurah Besar mendatangi kantor lurah yang berada di Jalan Pancing 1 simpang Martubung.

Sesampainya di kantor lurah, warga tersebut langsung membuka pintu namun tidak bisa karena pintu dikunci dari dalam.

“Saat saya membuka pintu, ternyata pintunya dikunci dari dalam. Seorang staf menyebutkan bahwa mereka sedang istirahat sehingga pintu ditutup,” keluh seorang wanita yang hendak mengurus surat.

Karena tidak bisa masuk ke kantor lurah, wanita tersebut terpaksa pulang ke rumahnya di Komplek Perumahan Griya Martubung.

“Kata mereka (pegawai kantor Lurah Besar) istirahat pak, tadi saya dorong pintunya nggak bisa, seperti dikunci dari dalam. Saya kecewa”, keluh DN di halaman kantor Lurah Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan.

Sementara itu, Ketua Aliansi Wartawan Medan Utara (Awan Mera) M Nursidin AR yang menyaksikan kekecewaan masyarakat itu sangat menyesalkan layanan publik di kantor Kelurahan Besar tersebut.

Menurut ketua Awan Mera, petugas kantor Lurah Besar bisa istirahat makan bergantian dan tidak harus mengorbankan kepentingan masyarakat.

Nursidin minta Pemko Medan memberikan perhatian serius terhadap kinerja jajarannya.

“Harusnya pegawai yang ditugaskan sebagai pelayan publik di kantor Lurah Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan ini bisa secara bergantian istirahat makan sehingga tidak kecewakan masyarakat, apalagi sifatnya sangat penting. Kita harapkan Pemko Medan dapat meningkatkan pengawasan terhadap kinerja bawahannya, bila perlu dicopot aja Lurah ataupun pegawai yang kecewakan masyarakat”, tegas Nursidin.

Mendengar ribut di halaman kantor, pegawai di kantor Lurah Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan yang disebut menjabat sebagai Sekretaris Lurah keluar dari dalam kantor layanan publik yang ditutup tersebut.

Dirinya membenarkan kantor ditutup sementara sampai pukul 13:30 Wib.

“Ini jam istirahat, kantor kami bukan tutup, nanti silahkan aja datang pukul 13:30 Wib. Silahkan tanya semua kantor atasan kami, memang semuanya seperti itu”, ucapnya membela diri.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan T Roby Chairi ketika hendak dikonfirmasi wartawan, Rabu (30/9) pukul 12:15 Wib tidak berada di tempat.

Menurut stafnya, Roby sedang melaksanakan gotong royong dan belum masuk kantor. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2