Waspada
Waspada » Pidie Mencekam, Tiga Dokter Di Sigli Positif Covid-19
Aceh Headlines

Pidie Mencekam, Tiga Dokter Di Sigli Positif Covid-19

WADIR RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie dr Ikhsan, SpOT didamping Direktur dr Muhammad Yassir, SpAn saat memberikan keterangan Pers di salah satu Restoran di Kota Sigli, Rabu (12/8) Waspada/Muhammad Riza
WADIR RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie dr Ikhsan, SpOT didamping Direktur dr Muhammad Yassir, SpAn saat memberikan keterangan Pers di salah satu Restoran di Kota Sigli, Rabu (12/8) Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Pidie kian mencekam dengan bertambahnya tenaga medis yang positif dan diisolasi.

Tercatat hingga Rabu (12/8) tiga dokter spesialis di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli dilaporkan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19), dan satu dokter umum dengan gejala Covid-19.

Sementara 48 petugas medis diwajibkan menjalani isolasi.

Ketiga orang dokter spesialis, itu disebut sebagai tim medis yang merawat langsung pejabat berinisial EF, pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu, di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli.

Sedangkan satu dokter umum yang saat ini sedang melakukan isolasi mandiri karena dicurigai dengan gejala Covid-19.

Wakil Direktur RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie, dr Ikhsan SpOT dalam konferensi pers yang digelar di salah satu restoran di Kota Sigli, Rabu (12/8) menolak menyebutkan keempat dokter yang kini sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar positif Covid-19.

Namun dia membenarkan bila informasi tiga orang dokter spesialis tersebut kini terpapar virus Corona (Covid-19).

Mereka terinfeksi virus mematikan itu, karena melakukan kontak langsung dengan salah seorang pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia berinisial EF.

Hal itu kata dia diketahui setelah pihaknya memperoleh hasil pemeriksaan cepat yang dilakukan di laboratorium Fakultas Kedokteran Unsyiah, Banda Aceh, Selasa (11/8) sekira pukul 23:40 Wib.

Selain, itu dari hasil tracking yang dilakukan pihaknya selama dua hari terdapat juga sebanyak 48 tenaga medis yang diduga melakukan kontak langsung dengan pasien EF, kini juga diwajibkan melakukan isolasi.

Sebelumnya, pada kasus yang lain dr Ikhsan juga melaporkan satu orang dokter spesialis di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli juga telah duluan terinveksi virus corona.

“Menyikapi kasus Covid di Pidie ada satu teman sejawat kami yang juga dokter ahli telah duluan terinveksi Covid-19. Itu terjadi saat teman sejawat kami melakukan perjalanan ke luar Pidie,” katanya.

Sarana Terbatas

Didampingi Direktur RSUD Tgk Chik Ditiro, dr Muhammad Yassir, SpAn, dr Ikhsan mengungkapkan keterbatasan sarana dalam merawat pasien Covid-19, saat ini menjadi permasalahan.

Terutama lanjut dia, dalam hal sarana pelacakan, dan ini sebut dia bukan saja menjadi kendala bagi RSUD Tgk Chik Ditiro, tetapi juga di rumah sakit lainnya yang ada di seluruh Indonesia.

Hadir pada acara konferensi pers, Direktur RSUD Tgk Chik Ditiro, dr Muhammad Yassir, SpAn, dan Kabid Pelayanan dr Dwi Widjaya. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2