Waspada
Waspada » Petani Lau Pakam Meninggal Dunia Diinjak Kerbau
Headlines Sumut

Petani Lau Pakam Meninggal Dunia Diinjak Kerbau

KERBAU milik korban yang diduga telah menginjakkan pemiliknya yang berakibat kematian. Waspada/Ist
KERBAU milik korban yang diduga telah menginjakkan pemiliknya yang berakibat kematian. Waspada/Ist

MARDINGDING (Waspada): Hotlan Siringo-ringo, 60, petani warga Dusun Simpang Empat, Desa Lau Pakam, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, meninggal dunia setelah digilas gerobak dan diinjak kerbau miliknya.

Hal ini disebutkan Kapolsek Lau Baleng-Mardingding Iptu D Tambunan kepada Waspada, Sabtu (16/1) melalui telepon selulernya.

Peristiwa naas ini terjadi, Jumat (15/1) sekitar pukul 14:30, saat Hotlan Siringo-ringo mendorong gerobak kerbau bermuatan jagung di sebuah tanjakan di perladangan sungai Lau Mandin.

Diduga, Hotlan terpleset ketika mendorong gerobak bermuatan jagung.

Kemungkinan, disaat kerbau mundur, Hotlan Siringo-ringo sudah terpeleset dan sebelum berhasil bangkit, roda gerobak merangsek menggilasnya.

Parahnya lagi, setelah roda gerobak menggilasnya kata Kapolsek, kerbau yang masih terbeban gerobak berisi jagung, juga ikut mundur dan menginjak bagian tubuh korban.

Akibatnya, Hotlan Sirongo-ringo tidak bisa bangkit lagi.

“Dari keterangan saksi Josua Siringo-ringo, 16, yang merupakan cucu korban diperoleh keterangan bahwa saat saksi hendak ke ladang, ia melihat kakeknya telah berada di bawah gerobak kerbau berisi jagung,” kata Kapolsek.

Melihat hal tersebut, Josua Siringo-ringo langsung memberitahukannya kepada Ginto Soringo-ringo 40 ke dusun Simpang Empat.

Selanjutnya, warga setempat dan istri korban Meulina Br Manulang 60, berangkat ke tempat kejadian.

Saat ditemukan, korban tidak bernyawa lagi dan segera mengevakuasi korban dan membawanya mayatnya ke rumah.

Ketika memeriksa tubuh korban, jam tangan korban yang masih melilit tanggannya sudah terlihat pecah.

Hasil pemeriksaan keluarga korban pada bagian tubuhnya termasuk dada yang masih berlumpur ada bekas kaki kerbau.

Sesaat setelah Kapolsek menerima laporan dari Kepala Dusun Simpang Empat, personil Polsek Mardingding dipimpin Kanit Reskrim Iptu M Surbakti langsung turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Hasil pengecekan pihak Polisi pada tubuh korban, bahwa pada tangan korban sebelah kanan, terdapat luka lembam dan pada bagian dada juga terdapat luka lembam yang diduga bekas kaki kerbau.

Istri dan keluarga korban menerima kematian Hotlan Siringo-ringo akibat kelalaian kerja yang mengakibatkan korban terinjak ternak kerbau miliknya dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Mereka juga tidak menuntut keadilan dalam peristiwa ini,” jelas Kapolsek Iptu D Tambunan. (a06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2