Waspada
Waspada » Petani Diterkam Buaya Ditemukan
Headlines Sumut

Petani Diterkam Buaya Ditemukan

JENAZAH Ponidi yang diterkam buaya selama 7 hari dilakukan pencarian, kini ditemukan dan dievakuasi dari sungai oleh BPBD Kabupaten Labura, Sabtu (1/8). Waspada/Ist
JENAZAH Ponidi yang diterkam buaya selama 7 hari dilakukan pencarian, kini ditemukan dan dievakuasi dari sungai oleh BPBD Kabupaten Labura, Sabtu (1/8). Waspada/Ist

AEKKANOPAN (Waspada): Seorang petani sawit Ponidi warga Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura yang diterkam buaya di Sungai Simangalam 7 hari lalu akhirnya ditemukan mengambang, Sabtu (1/8).

Informasi diterima Waspada, Ponidi diterkam buaya saat memanen TBS kelapa sawit di ladang bersama istrinya, Minggu (26/7) lalu.

Saat giliran hendak memanen dekat pinggiran sungai, Ponidi diterkam buaya dihadapan istrinya sekitar pukul 11:00 Wib.

Istri Ponidi yang berada di sampan mesin tidak bisa berbuat banyak, hanya histeris menjerit minta pertolongan.

Selanjutnya warga dan BPBD Kabupaten Labura berupaya mencari korban yang akhirnya 7 hari setelah kejadian Ponidi ditemukan mengambang lebih dari 100 meter dari jarak TKP.

Kepala BPBD Kabupaten Labura Irwan Harahap dihubungi Waspada membenarkan jenazah Ponidi yang diterkam buaya sudah ditemukan setelah dilakukan pencarian selama 7 hari.

“Benar, jenazah korban diterkam buaya sudah ditemukan sekira pukul 12:00 Wib tadi siang. Kondisi korban dari dada ke atas tidak ada lagi, dada ke bawah masih lengkap, tapi tercabik”, katanya.

Sambung Irwan, pencarian korban juga memanggil pawang buaya dari Daerah Riau.

Korban ditemukan 7 hari setelah kejadian dan sudah dikebumikan.

“Lokasinya ditemukan korban lebih dari 100 meter dari TKP, korban ditemukan dengan posisi spontan mengambang. Buaya pemangsa korban tidak ditemukan, yang dapat cuma jenazah saja”, imbuhnya.

Selama 7 hari pihak BPBD aktif dilokasi mencari korban.

Kejadian di Sungai Simangalam, korban diseret buaya dan ditemukan di muara antara pertemuan sungai Kualuh, Simangalam dan Aeknatas, tambah Irwan. (c04)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2