Pertamina Klaim Tetap Salurkan Premium

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): PT Pertamina Patra Niaga mengklaim tetap menyalurkan Premium yang merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) sesuai dengan regulasi pemerintah. Sementara saat ini Premium mulai hilang di beberapa daerah di Sumatera Utara (Sumut).

Berdasarkan pantauan dan informasi yang Waspada peroleh di masyarakat, BBM jenis Premium tersebut sudah mulai hilang. SPBU yang dulunya menjual Premium, kini sudah tidak menyediakan lagi Premium. Seperti di Langkat, Binjai, dan Deliserdang, Tanjungbalai, Premium sudah sangat sulit ditemukan, terutama sejak hadirnya Program Langit Biru (PLB).

Terkait dengan permasalahan tersebut, pihak Pertamina mengklaim bahwa PLB bukan untuk menggantikan Premium, dan Pertamina tetap menyalurkan Premium ke masyarakat sesuai dengan kuota daerah.

“Sebenarnya bukan menggantikan Premium, cuma kita memang lagi ada Program Langit Biru (PLB),” ujar Agustiawan selaku Section Head Communication & Relation Sumbagut, PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Pertamina Commercial & Trading, menjawab pertanyaan Waspada, Senin (15/11).

Dia menyebutkan, PLB adalah bentuk kerja sama antara pemerintah dan Pertamina untuk mengurangi dan mengendalikan pencemaran udara melalui edukasi penggunaan BBM berkualitas atau bahan bakar dengan RON 90 ke atas.

“Sesuai regulasi Perpres 191/2014 dan Perpres 243/2018, Premium merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) dan Pertamina berkomitmen menjalankan penugasan tersebut dengan tetap menyalurkannya di setiap wilayah sesuai dengan kuota yang sudah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Namun, lanjutnya, masyarakat sudah mulai beralih ke BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan seperti Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertalite, sehingga proporsi konsumsi Premium saat ini terus menurun.

Agus juga menyebutkan, sebelumnya Pertamina dengan Pemerintah Daerah telah melakukan koordinasi terkait PLB. Pertamina terus mendukung upaya pemerintah terkait pengendalian pencemaran udara dengan memperluas PLB. Khusus di Sumut, program ini telah dilaksanakan di Medan dan Nias.

“PLB ini menyasar segmen tertentu yakni konsumen kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkutan kota (angkot) dan taksi plat kuning sebagai kendaraan umum yang digunakan publik agar menggunakan BBM yang lebih baik kualitasnya,” ujarnya.

Disebutkannya, melalui PLB ini, Pertamina memberikan potongan pembelian BBM jenis Pertalite sebesar Rp1.400 per liter. Program ini berlaku mulai 24 Oktober 2021 hingga 20 November 2021 di Pulau Nias.

“Kita terus mengimbau kepada masyarakat terkait pentingnya menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan Permen LHK No. 20 Tahun 2017 sebagai upaya pengurangan dampak emisi karbon yang berasal dari kendaraan motor dan diharapkan semakin bertambahnya kesadaran masyarakat menggunakan BBM berkualitas,” jelasnya.

Terkait dengan jumlah SPBU yang masih menjual BBM jenis Premium dan berapa besar kuotanya di Sumut, Agus mengatakan masih banyak, namun enggan menyebutkan jumlahnya.

“Banyak bang. Untuk data pastinya harus kami cek kembali. Sementara ini yang bisa kami sampaikan,” tulisnya dalam pesan WhatsAap menutup pembicaraan. (m31)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *