Waspada
Waspada » Perjuangkan 120 Ribu Honorer Guru Agama Ikut Seleksi PPPK, Kemenag: Soal Seleksi Sudah Siap
Headlines

Perjuangkan 120 Ribu Honorer Guru Agama Ikut Seleksi PPPK, Kemenag: Soal Seleksi Sudah Siap

Sekjen Kemenag, Nizar

JAKARTA (Waspada):Kementerian Agama (Kemenag) terus mendata sekitar 120.000 honorer guru agama yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Pendataan dilakukan sebagai upaya Kemenag membantu para guru agama yang berstatus honorer agar bisa masuk dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Nizar mengatakan, untuk mendapatkan data yang pasti, Kemenag bersama kementerian dan lembaga terkait saat ini terus memverifikasi dan memvalidasi data honorer guru agama. Kemenag, lanjut dia, secara internal juga mendata berapa total guru agama dengan status honorer di sekolah, baik guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

“Pendataan ini dilakukan Ditjen Pendidikan Islam dan Ditjen Bimas-bimas agama. Semuanya sudah dilakukan,”ujar Nizar, Kamis (11/3).

Terkait jumlah kuota yang dinilai tidak memadai, Kemenag dikatakan Nizar, tidak akan tinggal diam. Pada Jumat (5/3) lalu, tim dari enam kementerian ini juga telah menggelar rapat lagi agar honorer guru agama yang direkrut PPPK pada 2021 ini tak sebatas 9.000 saja, namun bisa lebih banyak lagi.

Selain Kemenag, kementerian dan lembaga negara yang terlibat dalam pembahasan bersama ini adalah Kemdikbud, Kemendagri, KemenPAN-RB, Kemenkeu, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kemenag terus mendorong agar para honorer guru agama bisa masuk dalam usulan PPPK Kemdikbud.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramdhani meminta para guru honorer bersabar karena proses ini tidak berada di tangan Kemenag saja, tetapi melibatkan enam Kementerian dan Lembaga (K/L).

“Saat ini teknis pelaksanaan ujian sedang digodok dengan matang agar pelaksanaan pengangkatan PPPK dapat berjalan dengan baik” kata Ali Ramdhani, Kamis (11/3).

Menurut Dhani, pihaknya akan segera mewujudkan berbagai sarana seleksi, termasuk soal ujian, agar prosesnya berjalan cepat.

Sebagai informasi, PPPK Kemendikbud tahun ini mencapai 1 juta. Sampai 5 Maret 2021, kebutuhan formasi yang diajukan Pemda ke KemenPAN-RB baru 568.238. Sehingga, masih ada selisih 431.762 formasi yang belum terisi.

PPPK adalah skema pengangkatan guru honorer menjadi ASN non PNS. Sesuai dengan PP 98/2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK Pasal 4 (1), PPPK yang diangkat untuk melaksanakan tugas jabatannya diberikan tunjangan sama dengan Pegawai Negeri Sipil.

Jenis tunjangannya cukup komplit, di antaranya tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan fungsional, dan tunjangan lainnya.

Sebelumnya ramai diberitakan para guru agama yang masih berstatus honorer mengeluhkan nasib mereka yang tidak mendapat kuota untuk ikut seleksi ASN jalur PPPK. Para honorer guru agama bahkan siap melakukan mogok mengajar kalau sampai tuntutan ikut seleksi tidak dipenuhi.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2