Waspada
Waspada » Perbaiki Hara Tanah Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan
Aceh Headlines

Perbaiki Hara Tanah Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan

BUPATI Pidie Roni Ahmad (Abusyik) sedang mencicipi buah durian di salah satu kawasan perkebunan warga di Gempang, beberapa waktu lalu. Waspada/Muhammad Riza
BUPATI Pidie Roni Ahmad (Abusyik) sedang mencicipi buah durian di salah satu kawasan perkebunan warga di Gempang, beberapa waktu lalu. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Bupati Pidie Roni Ahmad, mengungkapkan saat ini pemerintah kabupaten yang dipimpinnya, itu sedang giat memperbaiki hara tanah yang telah rusak.

Ini dilakukan dalam upaya mendukung program ketahanan pangan.

“Pada umunya lahan persawahan dan perkebunan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh telah banyak yang mengalami degradasi. Salah satu indikator penyebab lahannya tidak lagi sehat, itu akibat penggunaan zat kimia yang berlebihan saat petani kita bercocok tanam,” demikian bupati Pidie Roni Ahmad, biasa disapa Abusyik saat berbincang santai dengan Waspada di salah satu tempat di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Minggu (12/7).

Menurut dia, dampak dari penggunaan zat kimia yang berlebihan, telah menyebabkan daya sangga tanah menurun, serta efesiensi penyerapan unsur hara juga ikut melemah.

Kondisi ini tentunya berimbas pada hasil panen.

“Karena itu saya dimana pun ada kesempatan tatap muka dengan warga, selalu mengingatkan masyarakat untuk menghindari penggunaan bahan pertanian yang mengandung zat kimia secara berlebihan, mari kembali ke penggunaan bahan organik” katanya mengimbau.

Abusyik menjelaskan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, ia terus bergerilya menjumpai masyarakat petani hampir semua pelosok Kabupaten Pidie.

Dibantu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pidie.

Abusyik melakukan penyemprotan tanaman milik petani yang hampir mati dengan menggunakan ramuan obat tanaman organik yang diraciknya sendiri.

Tanaman yang disemprot oleh Abusyik, seperti Kakau, Durian, Langsat, Pepaya dan sebagainya.

“Alhamdullah setelah beberapa tanaman warga yang kita semprot dengan obat tanaman yang kami racik sendiri dengan bahan organik, sekarang sudah banyak tanaman petani kita yang sudah sehat kembali” katanya.

Menurut Abusyik, penggunaan zat kimia berlebihan selain bisa merusak tanah, juga bisa berimbas pada kesehatan manusia itu sendiri.

Karena menurut dia, manusia yang mengkonsumsi hasil panen dari suatu komuniti pertanian yang menggunakan zat kimia, itu bisa menderita bermacam penyakit.

“Karena itu kita himbau juga kepada masyarakat sebelum mengkonsumsi sayur atau buah sebaiknya dicuci yang bersih” katanya. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2