Waspada
Waspada » Penumpang Angkot Luka-luka Ditendang Hingga Jatuh Ke Aspal
Headlines

Penumpang Angkot Luka-luka Ditendang Hingga Jatuh Ke Aspal

WANITA korban kekerasan dalam angkot saat ini masih dirawat di rumah sakit di kawasan Jl Medan-Belawan. Wanita ini adalah salah satu penumpang angkot yang mengalami luka-luka akibat ditendang kawanan perampok hingga jatuh ke aspal. Waspada/Ist
WANITA korban kekerasan dalam angkot saat ini masih dirawat di rumah sakit di kawasan Jl Medan-Belawan. Wanita ini adalah salah satu penumpang angkot yang mengalami luka-luka akibat ditendang kawanan perampok hingga jatuh ke aspal. Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Dua penumpang bus angkutan kota (angkot) Morina trayek 81 Medan-Belawan mengalami luka-luka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat ditendang kawanan perampok hingga jatuh ke aspal.

Video penumpang angkot yang mengalami luka-luka ditendang 4 kawanan perampok hingga jatuh ke aspal setelah tercampar dari kendaraan viral di media sosial, terutama di facebook.

Korban seorang wanita hingga Senin (30/11) masih dirawat di Ruang ICU Rumah Sakit Mitra Medika sedangkan korban pria sudah keluar dari rumah sakit karena hanya menderita luka ringan.

Informasi yang diperoleh, Senin (30/11), awalnya kedua penumpang angkot Morina trayek 81 itu hendak berangkat dari Belawan menuju inti Kota Medan, Sabtu (28/11) sekira pukul 21:00.

Saat angkot melintas di simpang Sicanang, Empat pelaku memaksa kedua korban agar menyerahkan harta benda dan perhiasannya namun korban tidak memberikannya karena tidak memiliki barang-barang yang dimaksud.

Begitu mengetahui bahwa korbannya tidak memiliki uang dan perhiasan, para pelaku menendang korban hingga korban jatuh dan tersungkur ke aspal.

Korban wanita yang belum diketahui identitasnya menderita luka parah dan dilarikan ke Ruang ICU Rumah Sakit Mitra Medika Martubung, karena tidak sadarkan diri.

Sedangkan korban pria hanya mengalami luka ringan karena keseleo pada kedua tangannya karena membentur aspal.

Saat hendak ditemui di Rumah Sakit Mitra Medika, identitas korban belum diketahui, apalagi pihak rumah sakit melarang orang lain untuk membesuk korban.

Laporan Pengaduan

Sementara itu, Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho ketika dikonfirmas wartawan via WhatsApp menyebutkan bahwa kedua korban belum ada membuat laporan pengaduan ke Polsek Belawan.

“Korban perampokan dalam angkot belum ada membuat laporan pengaduan ke Polsek Belawan namun polisi sudah memintai keterangan supir angkot Morina,” ujar Kompol DJ Naibaho.

Meski kedua korban belum membuat laporan pengaduan namun petugas Polsek Belawan telah memintai keterangan dari supir angkot Morina.

“Setelah diperiksa, supir angkot tidak terlibat dalam peristiwa itu bahkan supir angkot tersebut ikut membawa korban ke rumah sakit,” jelas Kapolsek.

Aksi kekerasan dalam angkot Morina 81 itu telah diposting di media sosial oleh sejumlah netizen di laman facebook khusus grup-grup Anak Belawan sehingga peristiwa tersebut menjadi viral di medsos. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2