Waspada
Waspada » Bergelut Dengan Maling, Pengusaha Papan Bunga Tewas Ditikam
Headlines

Bergelut Dengan Maling, Pengusaha Papan Bunga Tewas Ditikam

KASAT Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek HC dan Kanit Resum Ipda Erick Siahaan menginterogasi tersangka Rz, pelaku pembunuhan terhadap pengusaha papan bunga dan tehnisi handphone di Polsek Medan Labuhan, Selasa (29/12). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KASAT Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek HC dan Kanit Resum Ipda Erick Siahaan menginterogasi tersangka Rz, pelaku pembunuhan terhadap pengusaha papan bunga dan tehnisi handphone di Polsek Medan Labuhan, Selasa (29/12). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Sempat bergelut dengan maling, seorang pengusaha papan bunga tewas bersimbah darah di rumahnya Jl. KL.Yos Sudarso Lingkungan 24 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (29/12) sekira pukul 05:00.

Jasad korban Jonsian Sianipar ,28, kini dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna keperluan visum dan otopsi sedangkan pelaku penikaman berinisial Rz alias Kakung ,27, warga Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan menyerahkan diri 3 jam setelah kejadian.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, sebelum kejadian, pelaku berinisial Rz alias Kakung bersama temannya Her alias Kecot datang ke rumah korban yang dijadikan sebagai tempat usaha papan bunga (florist) Aknes dan memperbaiki (service) handphone sedangkan teman pelaku berinisial Her alias Kecot menunggu di depan rumah korban.

Selanjutnya, tersangka Rz masuk ke dalam rumah korban setelah mencongkel seng belakang.
Korban yang sedang tertidur langsung terbangun karena sempat mendengar suara berisik saat pelaku mencongkel paksa seng belakang rumah korban.

Begitu keluar dari kamar tidurnya, korban memergoki pelaku di ruang tamu sehingga korban berteriak maling.

Berkelahi

Merasa aksinya diketahui oleh pemilik rumah, korban memukul pemilik rumah dan sempat berkelahi.

Pelaku mengambil sebilah pisau dari dapur rumah korban dan langsung menikam korban hingga bersimbah darah. 7 tikaman bersarang di tubuh korban hingga membuat korban roboh.

Usai menikam korban, pelaku melarikan diri dari pintu belakang rumah korban.

Seorang tetangga korban menyebutkan, dirinya sempat mendengar suara teriakan korban dan langsung ke luar rumah.

“Begitu aku keluar, kulihat korban sudah tergeletak berlumuran darah,” ujar tetangga korban kepada Waspada.

Saat korban kritis, kata tetangganya, korban mengenali pelaku sekaligus menyebutkan ciri-ciri pelaku.

Setelah melihat korban terkapar, warga langsung membawa korban ke Rumah Sakit PHC Belawan guna mendapat perawatan medis.

Malang, nyawa korban tak tertolong lagi dan diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna keperluan visum dan otopsi.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek HC SIK menyebutkan, pelaku berinisial Rz menyerahkan diri 3 jam setelah kejadian sedangkan teman pelaku berinisial Her alias Kecot diimbau segera menyerahkan diri sebelum petugas mengambil tindakan tegas.

“Pelaku yang satu lagi diimbau segera menyerahkan diri sebelum petugas mengambil tindakan tegas,” sebut Kasat Reskrim saat menginterogasi pelaku di Polsek Medan Labuhan.

Kasat Reskrim menjelaskan, motif pembunuhan tersebut pencurian karena korban memergoki pelaku hendak melakukan pencurian di rumah korban.(m27)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2