Waspada
Waspada » Penerapan Prokes Di Pasar Sipirok Tidak Optimal
Headlines Sumut

Penerapan Prokes Di Pasar Sipirok Tidak Optimal

PEDAGANG dan pembeli di Pasar Sipirok Tapsel terlihat tidak mengindahkan prokes meskipun saat ini kasus Covid-19 sedang melonjak di daerah tersebut. Waspada/Syarif Ali Usman
PEDAGANG dan pembeli di Pasar Sipirok Tapsel terlihat tidak mengindahkan prokes meskipun saat ini kasus Covid-19 sedang melonjak di daerah tersebut. Waspada/Syarif Ali Usman

TAPSEL(Waspada): Penerapan protokol kesehatan (prokes) di Pasar Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak optimal.

Pasalnya pedagang dan pembeli maupun warga setempat terlihat tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak di kerumunan perbelanjaan tradisional tersebut.

Pemandangan yang tidak mengindahkan adanya pandemi Covid 19 tersebut terlihat, Kamis (10/6) siang yang merupakan hari pekan besar di daerah tersebut, penjual dan pembeli datang dari berbagai kecamatan yang berada di sekitar Sipirok dan bahkan dari luar daerah.

Dalam pekan besar itu, pedagang yang dikerumuni pembelinya terlihat asik melakukan transaksi, sedangkan pembelinya yang lain memilih milih sembari menawar belanjaan yang akan dibelinya, namun pedagang maupun pembeli yang berkerumun itu terlihat tidak mempersoalkan jarak maupun yang tidak memakai masker.

Hal yang sama juga terlihat pada lapak dagangan yang lain, meskipun memakai masker, namun pemakaiannya hanya sebatas dagu dan yang lainnya hanya menutup mulut sedangkan hidung tetap terbuka.

Sedangkan yang memakai masker dengan benar hanya sebagian kecil tapi tetap juga tidak menjaga jarak.

Juru parkir sepeda motor yang tetap mangkal di lokasi pasar tersebut mengatakan kini tidak ada lagi petugas yang datang menghimbau warga untuk memakai masker, padahal sebelumnya di masa Bupati Syahrul para petugas terus menerus menghimbau warga dengan pengeras suara dan membagikan masker gratis.

Anil Harahap, 54, mengaku warga Labuhan Batu yang kebetulan berkunjung ke Sipirok mengatakan risis melihat warga yang yang tidak mengindahkan prokes di Pasar Sipirok tersebut, kondisi itu menyebabkan dia mengurungkan niat untuk membeli barang yang dia butuhkan di pasar itu.

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 di Tapsel Sofyan Adil Siregar yang dihubungi mengatakan hingga kini Covid 19 di Tapsel terkonfirmasi sebanyak 381 kasus, 13 meninggal dunia, 3 probable, 3 suspek dan 344 sembuh. (a31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2