Waspada
Waspada » Penembakan Daunte Wright Akibat Polisi Salah Ambil Pistol
Headlines Internasional

Penembakan Daunte Wright Akibat Polisi Salah Ambil Pistol

Seorang demonstran membawa kertas karton yang bertuliskan “pembunuh” ke arah polisi dalam demonstrasi atas penembakan Daunte Wright, pria Afrika-Amerika berusia 20 tahun, pada Minggu. Wright tewas karena polisi salah mengambil pistol. AP

BROOKLYN CENTER, AS (Waspada): Penembakan yang menewaskan Daunte Wright, pria Afrika-Amerika berusia 20 tahun, pada Minggu, terjadi karena polisi salah mengambil pistol.

Kepala Polisi Brooklyn Center, Tim Gannon, dalam konferensi pers di Minneapolis, Amerika Serikat, menyampaikan bahwa polisi sebenarnya berniat mengambil pistol kejut listrik atau taser, tetapi justru mengambil dan menembakkan senjata api.

“Polisi itu menarik pistolnya alih-alih taser,” kata Tim Gannon dalam konferensi pers pada Senin (12/4/2021) waktu setempat, seperti dilansir AFP, Selasa (13/4/2021). Polisi itu bernama Kimberly Potter, perempuan berusia 48 tahun..

Kimberluy Potter (kanan)

“Ini adalah kejadian tak disengaja yang mengakibatkan kematian tragis Tuan (Daunte) Wright,” lanjut Gannon. “Tak ada yang bisa saya katakan untuk mengurangi rasa sakit keluarga Tuan Wright.”

Gannon lalu memperlihatkan rekaman video kamera tubuh polisi dalam penembakan Daunte Wright kepada wartawan.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Minneapolis Rusuh

Akibat penembakan Daunte Wright, Minneapolis kembali dilanda demo ricuh saat menanti hasil sidang George Floyd untuk mengadili mantan polisi Derek Chauvin.

Dalam video tersebut polisi terlihat menarik Wright keluar dari mobilnya, setelah mencegatnya akibat melanggar rambu lalu lintas. Saat Wright berkelit dan berusaha kabur, seorang polisi wanita meneriakkan, “Taser, taser!”

Daunte Wright bersama anak laki-lakinya

Tak lama kemudian seorang polisi berkata, “Sial, aku menembaknya,” saat Wright kabur dengan mobilnya tetapi terluka parah dan akhirnya tewas. Otoritas di dan sekitar Minneapolis, pada Senin menerapkan jam malam untuk membendung demo ricuh akibat penembakan Wright.

“Saya mengumumkan keadaan darurat di kota Minneapolis, dan kami menindaklanjutinya dengan jam malam yang akan dimulai pukul 19.00 malam ini (dan) sampai pukul 6.00 besok pagi,” kata Wali Kota Brooklyn Center Jacob Frey.

Jam malam juga akan diberlakukan di kota kembar St Paul dan wilayah di sekitarnya termasuk Hennepin County. (afp/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2