Waspada
Waspada » Pendukung Rusdi Demo Kantor Wali Kota
Headlines

Pendukung Rusdi Demo Kantor Wali Kota

RATUSAN massa yang tergabung dalam PMS melakukan aksi demo pendukung Rusdi di Kantor Wali Kota. Waspada/ME Ginting
RATUSAN massa yang tergabung dalam PMS melakukan aksi demo pendukung Rusdi di Kantor Wali Kota. Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Ratusan massa yang tergabung dalam Pemuda Marga Silima (PMS) melakukan aksi demo pendukung Rusdi di depan kantor Wali Kota Medan, Kamis (23/1).

Mereka menuntut Plt Wali Kota Medan memberikan penjelasan terkait pemecatan Dirut PD Pasar Medan dan jajaran direksi. Para pendemo juga meminta agar Rusdi Sinuraya dikembalikan ke jabatannya.

“Kita lihat pemecatan ini bernuansa politik. Seperti ada pembunuhan karakter pada Rusdi Sinuraya. Apalagi dalam surat dinyatakan pemecatan dengan tidak hormat. Kami minta pertimbangan dari Plt Wali Kota supaya dianulir,” kata Ketua DPD Pemuda Marga Silima (PMS) Isra Meliala saat diterima Asisten Administrasi Umum (Asmum) Setdako Medan, Renward Parapat.

Massa memberikan waktu seminggu kepada Pemko Medan untuk memberikan jawaban atas permintaan mereka. “Minggu depan kami akan datang lagi dengan 3.000 massa jika tidak dianulir permintaan ini,” ucap dia.

Dikatakan Meliala, PMS adalah wadah masyarakat Karo kota Medan yang merupakan organisasi terdaftar dan berbadan hukum yang merupakan payung Suku Karo di seluruh NKRI yang memiliki visi dan misi cinta perdamaian di seluruh penjuru NKRI.

Saat ini salah satu tokoh masyarakat Karo yang mengabdi pada negara melalui perusahaan daerah yang juga hadir pada silaturahmi masyarakat karo yaitu mantan Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya.

“Sebagai payung masyarakat Karo, Pemuda Marga Silima melihat situasi ini adalah sarat dengan kepentingan dan tidak mengindahkan hukum dan Perda yang berlaku di Kota Medan dengan apa yang dilakukan oleh Plt Wali Mota Medan tersebut,” terangnya.

Diterima Asmum Setdako Medan

Renward Parapat yang menerima para demo pendukung rusdi di kantor wali kota menjelaskan tidak ada sedikit pun trik-trik politik yang dilakukan dalam pemecatan ini.

“Proses ini sudah berjalan lama. Sudah banyak proses yang dilakukan sebelum pemberhentian dilakukan,” katanya. Kata Renward, proses administrasi dalam pengambilan keputusan sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan-aturan yang ada.

“Kami sebelumnya sudah melayangkan surat peringatan, kemudian memanggil pejabat struktural PD Pasar Kota Medan, dan proses ini sudah disampaikan kepada semua pihak. Pengambilan keputusan ini kita lakukan sudah melalui proses, sudah ada tahapan tahapan yang dilalui, yakni pelaksanaan tugas yang tugas tersebut sudah diluar aturan daerah dari hasil pemeriksaan inspektorat, kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan, lalu dari laporan itu ada pemberitahuan kepada Dirut PD pasar, ada tahapan peringatan pertama, kedua dan ada juga peringatan ketiga,” ungkapnya.

Diungkapkan Renward, pihaknya sudah memberikan tenggang waktu, bahkan Plt Walikota juga sudah menyampaikan langsung kepada Rusdi Sinuraya dan jajarannya untuk melakukan penataan namun evaluasi pimpinan bahwa layak dilakukan pemberhentian.

“Namun ini akan kami tampung, kami terima permintaan, dan akan kami sampaikan ke pimpinan. Kita pemerintah kota tidak mau menjadi bumerang karena masalah ini. Kita menerima secara terbuka dan akan mencari jalan yang terbaik,” tandasnya. (m50)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2