Penderita Sesak Nafas Dikebumikan Standar Covid19

Penderita Sesak Nafas Dikebumikan Standar Covid19

  • Bagikan
Petugas Medis RSUD Tanjungbalai, persiapan membawa jenazah penderita sesak nafas dan batuk untuk dikebumikan sesuai standar PDP Covid-19, di pemakaman umum Desa Kapias Batu VIII, Kec Tanjungbalai, Asahan.Waspada/Ist
Petugas Medis RSUD Tanjungbalai, persiapan membawa jenazah penderita sesak nafas dan batuk untuk dikebumikan sesuai standar PDP Covid-19, di pemakaman umum Desa Kapias Batu VIII, Kec Tanjungbalai, Asahan.Waspada/Ist

KISARAN (Waspada): AS,28, warga Dusun VII, Desa Kapias Batu VIII, Kec Tanjungbalai, meninggal dengan keluhan sesak nafas disertai batuk di RSUD Kota Tanjungbalai, namun karena tidak mau ambil resiko terburuk, jenazah dimakamkan sesuai dengan standar penanganan Covid-19.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kab Asahan Rahmat Hidayat Siregar, saat dikonfirmasi Waspada, Kamis (9/4), menjelaskan berdasarkan keterangan dari Kepala Pustu Kapias Baru 08, Kecamatan Tanjung Balai, menjelaskan bahwa Almarhum semasa hidupnya menderita sesak nafas dan batuk sejak umur tiga tahun, Almarhum juga bekerja sebagai nelayan sampai ke wilayah perairan Batam.

“Saat melaut, almarhum sesak nafas dan batuknya kambuh, sehingga teman-temannya ingin membawanya berobat ke Batam, karena saat itu mereka di perairan Batam. Tapi mereka tidak diizinkan berlabuh, sehingga mereka kembali ke tempat tinggalnya,” jelas Hidayat.

Namun pada Rabu (8/4) almarhum dibawa ke Puskesmas Sei Apung untuk berobat, tapi kondisinya memburuk, sehingga dirujuk ke RS Tanjungbalai.

Saat dilakukan perawatan intensif, yang bersangkutan meninggal dunia, Kamis (9/4) sekitar pukul 01.30 WIB, sebelum dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur penanganan Covid-19.

Hidayat menjelaskan, Pihak RS Tanjungbalai memberikan dua opsi, yang pertama, bila jenazah ingin diambil oleh pihak keluarga untuk dikebumikan, harus menunggu paling lama seminggu, sebelum hasil laboratorium keluar. Dan pilihan kedua, jenazah dikebumikan dengan menggunakan standar penanganan PDP Covid-19.

“Pihak keluarga setuju dengan pilihan kedua, dan jenazah dikebumikan sesuai dengan standar PDP Covid-19, di pemakaman umum Kapias Batu VIII, Kec Tanjungbalai, Asahan.

Hal ini dilakukan karena pihak petugas medis tidak mau mengambil resiko mengantisipasi hal tidak terduga,” jelas Hidayat.

Disinggung tindak lanjut, Hidayat mengatakan, bahwa pihaknya masih melakukan pendataan terhadap anggota keluarga dan masyarakat yang melakukan kontak langsung, dan akan memeriksa kesehatannya dan akan dipantau sesuai dengan standar penanganan Covid-19.

“Kita akan terus berupaya melakukan pencegahan, dan berharap masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah dengan mengikuti anjuran, dan melaporkan bila ada pendatang dari luar kota. Sehingga bisa menekan penyebaran Covid-19,” jelas Hidayat. (a15/a31)

  • Bagikan