Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap - Waspada

Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

  • Bagikan

 

AEKKANOPAN (Waspada): Pembunuh Ketua MUI Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Drs H Aminurrasid Aruan akhirnya ditangkap pihak Reskrim Polsek kualuhhulu dan masyarakat.

Informasi diterima Waspada, Selasa (27/7) malam, pelaku pembunuhan inisial AD, 35, ditangkap di belakang rumah warga Lingkungan II Panjang Bidang, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan. Pelaku sempat diamuk masa dan pihak kepolisian memberikan tembakan peringatan ke udara.

“Pelaku pembunuhan tidak dibawa ke Polsek Kualuh Hulu namun kemungkinan besar untuk menghindari amukan massa langsung dibawa ke Mapolres Labuhanbatu”, kata seorang anggota personil Polsek Kualuhhulu yang ikut turut menangkap pelaku.

AD ditangkap dua jam setelah peristiwa pembacokan Ketua MUI Labura di Jalan Utama Lingkungan Panjang Bidang, Kelurahan gunting Saga.

Kanit Reskrim Polsek Kualuhhulu Ipda Eko Sanjaya pada Waspada mengatakan, sebelumnya pihak kepolisian melakukan cek TKP dan saat ditemukan posisi korban berada di selokan dengan keadaan telungkup.

“Posisi korban berada di selokan dengan telungkup dan tidak bernyawa lagi. Di TKP ditemukan sepeda motor milik korban Honda Legenda beserta topi di badan Jalan Utama Lingkungan II Panjang Bidang”, katanya.

Pantauan Waspada di RSUD Aekkanopan, tampak warga Kabupaten Labura memenuhi RSUD Aekkanopan di Sawah Lebar Desa Sidua-dua.

Korban yang meninggal dunia masih dilakukan hetting pada luka bacok oleh pihak medis di kamar opservasi UGD yang selanjutnya dibawa ke rumah duka Jalan Ndorowati Lingkungan IV Wonosari, Aekkanopan. Saat proses hetting pada jenazah dilihat langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Labura.

Namun informasi yang beredar motif pembunuhan dikarenakan pelaku mencuri buah sawit milik korban.

“Saat itu korban mengambil rumput untuk makanan ternak. Korban melihat pelaku sedang mengambil sawit dan korban mengejar pelaku. Selanjutnya pelaku AD membacok korban dengan sebilah parang membabi buta”, kata salah seorang warga Panjang Bidang saat ditemui Waspada di RSUD Aekkanopan.

Selain itu para ulama berikut sahabat menjenguk korban di RSUD Aek kanopan. (c04)

  • Bagikan