Waspada
Waspada » Peluang Di Tengah Banjir, Fried Chicken Bu Atik Laris Manis
Headlines Kuliner Medan

Peluang Di Tengah Banjir, Fried Chicken Bu Atik Laris Manis

ATIK berjualan Fried Chicken dengan latar belakang Sungai Sunggal yang meluap karena banjir, Jumat (4/12). Waspada/Rama Andriawan
ATIK berjualan Fried Chicken dengan latar belakang Sungai Sunggal yang meluap karena banjir, Jumat (4/12). Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Medan, Jumat (4/12) dini hari, menjadi berkah bagi Atik, warga Gang Famili, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang.

Perempuan yang keseharian berjualan Fried Chicken ini menangkap peluang di situasi banjir yang belum surut.

Ia memutar lokasi berjualannya ke arah pinggiran Sungai Sunggal yang diterjang banjir.

Disana, ia melihat kerumunan orang yang menyaksikan banjir dari pinggir jalan.

Pukul 07:30, ia memakirkan sepeda motornya.

Di atas tempat duduk belakang sepeda motornya terpasang steling kaca berukuran kecil berisikan Fried Chicken buatannya.

Atik yakin, dari sekian banyak warga yang melihat luapan banjir Sungai Sunggal dari pinggir jalan, pasti ada yang membeli ayam gorengnya.

“Biasa aku jualan di dekat Tirtanadi (Sunggal). Karena kutengok rame, kuputar aja ke sini,” kata Atik.

Ia tampak begitu senang saat meladeni warga membeli ayam gorengnya.

Harga ayam gorengnya cukup murah. Untuk satu potong ayam ia jual seharga Rp1000.

“Gak mahal. Seribu satu. Ada Fried Chicken ada juga baksonya,” tuturnya.

Yang membuat dia lebih senang, tanpa disangka baru beberapa jam saja, ayam gorengnya sudah laku 150 potong.

“Dari setengah delapan tadi, Rp150 ribu udah dapat hari ini. Aku yakin, bakalan habis ini semua,” ujarnya Sumringah sembari meyakinkan sisa 150 potong ayam gorengnya bakalan habis terjual.

Ia mengaku, meski rumahnya tidak ikut diterjang banjir.

Namun ia cukup kaget saat mengetahui Sungai Sunggal mulai meluap sekira pukul 01:00 dini hari.

“Iya, dari pagi jam 6 orang sudah rame di sini. Kalau tadi malam lebih tinggi lagi airnya. Itu di bawah ada kebun warga, ada juga lapangan, semua terendam,” tandasnya. (m32)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2