Waspada
Waspada » Pelayan Kafe Ditemukan Tewas Terbunuh
Headlines Sumut

Pelayan Kafe Ditemukan Tewas Terbunuh

JASAD Ida korban pembunuhan di cafe remang-remang saat di TKP.(Waspada/ist)

BATUBARA (Waspada): Ida, 35, warga Dusun 5 Desa Sumber Makmur, Kec. Limapuluh Kab. Batubara ditemukan tewas oleh pemilik warung Ramlawati, 40, warga Dusun I Desa Karang Baru Kec. Datuk Tanah Datar Kab. Batubara, Minggu (5/1) sekira pukul 13.00.

Saat ditemukan, wanita yang disebut-sebut sebagai pekerja di warung remang-remang itu, berada dalam posisi telungkup dan hanya menggunakan bra serta celana dalam. Terdapat luka diduga bekas tikaman di tubuh dan bagian kepala korban.

Kapolsek Labuhan Ruku AKP M. Iskad, saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan kematian wanita itu diduga kuat karena dibunuh.

“Sepertinya ini merupakan tempat lokalisasi, dugaan sementara ada cekcok antara korban dan pengguna jasa prostitusi sehingga terjadi pembunuhan. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan identifikasi dan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi,” katanya.

Menurut saksi, sebelum kejadian, pagi itu Romlah bersama Ida sama-sama berada di warung. Tak berapa lama, seorang laki-laki singgah di warungnya.

“Ada tamu laki-laki tak ku kenal yang singgah di warung. Terus, aku pergi ke warung sebelah sana,” jawab Ramlawati sembari menunjuk warung tetangganya.

Menurutnya, OTK tersebut mengendarai sepedamotor Honda Revo dengan memakai jaket warna hitam singgah ke warung untuk bertemu Ida.

Namun setelah beberapa jam Ida tak keluar dari kamar warung, Romlah pun merasa heran dan kembali ke warungnya. Tapi, begitu membuka pintu, Ramlawati kaget karena melihat darah berceceran di lantai.

Ramlawati langsung menjerit histeris sehingga mengundang perhatian warga sekitar dan para pengendara yang melintas di sana.

Personel Polsek Labuhan Ruku tiba di TKP, tak lama kemudian Tim Inafis Polres Batubara melakukan olah TKP.

Polisi terlihat mengamankan berbagai benda seperti tikar, sendal diduga milik korban, kaleng bekas minuman penambah tenaga, gelas dan tisu, botol bir hitam kosong.

Juga handuk warna orange, bantal berwarna biru dan merah, pecahan batu bata, gelas utuh warna putih, pecahan botol bir, ember warna hitam dan abu-abu yang terdapat bekas cucian darah, gayung warna ungu, dan 3 puntungan rokok. Selanjutnya, polisi memasang garis polisi di lokasi, mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Batubara.

Kejadian itu juga membuat arus lalulintas di Jalan Lintas Sumatera sempat mengalami kemacetan. Pasalnya, selain ratusan warga setempat yang menyemut di lokasi, ratusan pengendara juga terlihat menunda perjalanan mereka hanya sekedar untuk melihat peristiwa itu.(c05/b)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2