Waspada
Waspada » Pelaku Usaha Abaikan Protokol Kesehatan Didenda Rp250 Ribu
Headlines Sumut

Pelaku Usaha Abaikan Protokol Kesehatan Didenda Rp250 Ribu

DOLOKSANGGUL (Waspada): Mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) terbitkan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor: 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Daerah Kabupaten Humbahas.

Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor melalui Sekertaris Daerah, Drs Tonny Sihombing, MIP kepada Waspada di Sekretariat Kantor Bupati, Bukit Inspirasi, Dolok Sanggul, Selasa (8/9) mengatakan, bahwa penerbitan Perbup diatas adalah untuk pencegahan dan memutus penyebaran wabah Pandemi Covi-19.

Dijelaskan, bahwa Perbup Nomor: 48/2020 mengacu Instruksi Presiden (Inpres) Nomor: 6 Tahun 2020, Instruksi Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor: 4 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur Sumatera Utara (Pergubsu) Nomor: 34 Tahun 2020 Tentang Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Tonny memaparkan, subjek pengaturan atas Perbub Nomor: 48/2020 tersebut meliputi perorangan, pelaku usaha dan pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat fasilitas umum.

Sesuai dengan Pasal 6, bahwa tempat atau fasilitas umum dimaksud meliputi perkantoran/tempat kerja, usaha dan industri.

Sekolah atau satuan pendidikan, tempat ibadah, stasiun/loket, terminal, dan pelabuhan.

Kendraan bermotor umum, toko, pasar modern, dan pasar tradisional.

Apoteker dan toko obat, warung makan, warung tuak, kedai kopi, rumah makan, cafe, kantin, dan restoran.

Pedagang kaki lima/lapak jalan, perhotelan, tempat wisata, fasilitas layanan kesehatan.

Area pubik, tempat lainnya yang dapat memungkinkan kerumuman massa.

Sesuai dengan Pasal 5 huruf b, Poin 1 sampai dengan 7.

Bahwa pelaku usaha, pengelola atau penanggungjawab fasilitas umum wajib dan harus memperhatikan Protokol kesehatan lainnya dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Protokol kesehatan dimaksud, wajib membersihkan tempat dan fasilitas umum menggunakan desinfektan secara berkala, menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dengan air dan hand-sanitizer ditempat yang mudah diakses, memasang pesan-pesan kesehatan (flyer) berupa himbauan cuci tangan untuk mencegah Covid-19, mewajibkan seluruh pelayan dan pengunjung memakai masker, mewajibkan physical distancing dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh pengunjung di setiap pintu masuk.

Pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat fasilitas umum yang melanggar kewajiban sebagaimana diatur dalam Pasal 5 hurif b dikenakan sanksi berupa teguran lisan atau teguran tertulis, denda administratif paling banyak Rp250,000 dan dibayarkan paling lambat dalam waktu tiga hari kerja, penghentian sementara kegiatan/operasional usaha paling lama 1 (satu) minggu atau pencabutan izin usaha.

Sementara untuk perorangan sesuai degan pasal 5 huruf a poin 1 sampai dengan 4, bahwa setiap perorangan wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa masker yang benar dengan menutupi hidung mulut hingga dagu, mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan air mengalir, pembatasan interaksi physical distancing dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan perilaku hidup bersih dan sehat.

Bagi perorangan yang melanggar kewajiban senagaimana diatur dalam pasal 5 huruf poin 1 sampai dengan 3, dapat dikenakan sanksi berupa teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial atau denda Rp 100,000.

Penerapan berupa kerja sosial dimaksud meliputi, menyapu jalan atau mengutip sampah atau membersihkan parit di sekitar lokasi pelanggaran.

Monitoring dan evaluasi atas implementasi Perbub Nomor: 48/2020 itu dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Humbahas.

Serta dapat melibatkan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Humbahas, Kepolisian Resor (Polres) Humbahas, Komando Distrik Militer (Kodim) 0210/TU. Hal tersebut sesuai dengan Pasal 7 ayat 1 dan 2.

Tonny mengatakan, bahwa Perbub 48/2002 itu ditetapkan, 3 September 2020.

Dengan terbitnya Perbub tersebut, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah serta memutus penyebaran Covid-19 kususnya di daerah Humbahas. (cas)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2