Pelaku Perampokan Sepedamotor Tewas Dimassa

Pelaku Perampokan Sepedamotor Tewas Dimassa

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Seorang pelaku perampokan Sepedamotor tewas diamuk  di Desa Kolam, Kec. Percut Sei Tuan.

Pelaku yang belum diketahui  identitasnya ini tewas di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Senin (15/2) malam akibat luka parah dihajar massa.
Kakak korban Uci, 24, menjelaskan, aksi perampokan yang dialami adiknya TA, 17,  terjadi, Minggu (14/2) malam sekira pukul 22.30 WIB.
“Adik saya naik sepedamotor berbomceng tiga mau melihat kesenian tradisional  kuda  kepang di Jl. Makmur,” katanya ketika dijumpai wartaw di rumahnya kawasan Percut Seituan, Selasa (16/2) sore.
Karena pertunjukan kuda kepang tersebut tidak ada, lanjutnya, maka korban bersama dua temannya pulang ke rumah.  Apes, diperjalanan pulang sepedamotor korban mogok.
“Pas mau pulang sepedamotornya mogok abis bensin di Pasar 10,” kata Uci.
Selanjutnya, tiga sekawan ini mendorong sepedamotor mencari kios eceran bensin. “Pas di jalan ada tiga orang laki-laki naik sepedamotor Vega, menawarkan bantuan mendorong,” ujarnya.

Bantuan

Meski sempat menolak, ketiga bocah ini akhirnya menerima bantuan ketiga pelaku untuk mendorong sepedamotor yang dikendarai korban.
“Dua orang ditinggalkan jalan kaki, satu orang saja yang bawa, adik saya. Pas di jalan posisi langsung ditodong pisau, pelaku mengancam kalau mau selamat diam aja,” ujar Uci.
Tak berhenti sampai disitu, setelah bensin kendaraan diisi, pelaku lalu menganiaya korban dan membuangnya ke sawah yang berada di sekitar lokasi.
“Adik saya bangkit pincang-pincang teriak maling,” imbuhnya.
Warga sekitar yang mendengar adanya perampokan langsung membantu korban, dan mengejar pelaku.
“Dikejar, ada lagi yang lewat nolong, sampai pelaku kabur ke Kampung Kolam, ada uwak-uwak melempar balok, satu pelaku jatuh,” katanya.
Warga yang geram langsung menghajar pelaku hingga sekarat. Personel Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi ini kemudian turun ke lokasi dan membawa pelaku ke RS Bhayangkara Medan.
“Satu pelaku sudah dapat sudah meninggal, dua lagi kabur,” pungkas Uci.
Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu ketika dikonfirmasi wartawan mengenai kejadian ini belum memberikan penjelasan. (m25)
  • Bagikan