Waspada
Waspada » Pelaku Penipuan Rp 1,4 M Masuk DPO
Headlines Medan

Pelaku Penipuan Rp 1,4 M Masuk DPO

RAFIDAH Husin pelaku penggelapan dan penipuan Rp 1,4 miliar yang masuk DPO Ditreskrimum Poldasu. Waspada/Ist
RAFIDAH Husin pelaku penggelapan dan penipuan Rp 1,4 miliar yang masuk DPO Ditreskrimum Poldasu. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Seorang ibu rumahtangga pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) Laboratorium Mikro FK Universitas Sumatera Utara diduga sebagai pelaku penipuan dan penggelapan senilai Rp 1,4 miliar akhirnya masuk dalam daftar pencaharian orang (DPO) Ditreskrimum Polda Sumatera Utara.

Pelaku bernama Rafidah Husin, 61, warga Jl Garuda Gang Langgar Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal ditetapkan masuk dalam DPO berdasarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Ditreskrimum Poldasu sesuai nomor (No) DPO: DPO/30/III/2020/Ditreskrimum Poldasu tertanggal 9 Maret 2020 yang ditandatangani Wadir Krimum AKBP Faisal F Napitupulu.

Keluarnya surat DPO tersebut setelah penyidik melakukan upaya pencarian terhadap tersangka Rafidah Husin untuk dilakukan pemeriksaan namun tersangka tidak berada di rumahnya lagi.

Karena tersangka Rafidah Husin yang dikenakan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHpidana tentang penggelapan dan penipuan maka penyidik menerbitkan surat DPO tersebut.

Korban penipuan H Abdul Hasan, 80, didampingi anaknya Husni Hasan Ketua Hilal Merah Indonesia (HILMI) Front Pembela Islam Sumatera Utara kepada Waspada, Senin (15/3) berharap agar pelaku bisa secepatnya ditangkap setelah keluarnya surat DPO tersebut.

“Saya berharap pelaku bisa ditangkap setelah keluarnya surat DPO ini,” ujar Abdul Hasan.

Abdul Hasan menjelaskan, tersangka Rafidah Husin melakukan penipuan terhadap dirinya dengan cara menawarkan sebidang tanah yang berada di kawasan Hamparanperak seharga Rp 1 miliar.

Dalih tersangka Rafidah Husin, tanah tersebut rencananya mau dibeli perusahaan BUMN namun ditundanya dan ditawarkan kepada Abdul Hasan.

Karena merasa yakin, Abdul Hasan memberikan uang Rp 1 Miliar kepada pelaku namun setelah dicek ke lokasi ternyata tanah yang dimaksud merupakan lahan hutan mangrove di Desa Palu Kurau Kecamatan Hamparanperak.

Merasa ditipu, Abdul Hasan melaporkan pensiunan PNS USU tersebut ke Poldasu sesuai laporan pengaduan (LP) no: LP/1359/X/2018/SPKT III tertanggal 5 Oktober 2018.

Sementara itu, tambah Husni Hasan, anak pelaku bernama Fadlun Jamali sudah divonis beberapa tahun penjara dan sekarang mendekam dalam sel Lembaga Permasyarakatan (LP) Tanjunggusta Medan terkait kasus yang sama.

“Anak pelaku bernama Fadlun Jamali sudah divonis sedangkan ibunya Rafidah Husin masuk dalam DPO,” ujar Husni Hasan yang juga Ketua Hilal Merah Indonesia (HILMI) FPI Sumut. (h04)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2