Waspada
Waspada » Pelaku Pemerkosa IRT Dan Pembunuh Rangga Meninggal
Aceh Headlines

Pelaku Pemerkosa IRT Dan Pembunuh Rangga Meninggal

JENAZAH S, 36, warga Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Atim yang memperkosa ibu rumah tangga, B, 28, dan membunuh anaknya, Rangga, 9, meninggal dunia, Minggu (18/10) pukul 08:45. Waspada/Ist
JENAZAH S, 36, warga Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Atim yang memperkosa ibu rumah tangga, B, 28, dan membunuh anaknya, Rangga, 9, meninggal dunia, Minggu (18/10) pukul 08:45. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada): Pelaku pemerkosaan dan pembunuh berinisial S, 36, warga Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur yang memperkosa ibu rumah tangga, B, 28, dan membunuh anaknya, Rangga, 9 meninggal dunia, Minggu (18/10).

Kabar meninggal S, pembunuh Rangga yang diringkus aparat kepolisian dan TNI bersama masyarakat setempat di tempat persembunyiannya, Minggu (11/10) dan dihadiahi tiga tembakan terukur yang dilakukan aparat saat tersangka hendak melawan petugas, beredar cepat di media sosial facebook, Whatsapp dan IG.

Wartawan yang menghubungi pihak rumah sakit yang enggan menyebutkan jati dirinya membenarkan Samsul meninggal dunia.

“Benar pelaku pembunuhan/pemerkosaan meninggal dunia pukul 08:45,” tutup petugas rumah sakit itu singkat.

Berita sebelumnya pelaku yang masuk ke rumah korban Bunga bukan nama sebenarnya  saat suaminya sedang pergi ke laut dan langsung memperkosa Bunga.

Namun saat hendak memperkosa, Bunga berteriak minta tolong tapi karena rumah warga lainnya jauh dari pemukiman di dalam kebun sawit itu sehingga tidak ada warga yang mendengar teriakan tersebut.

Saat korban berusaha melawan tersangka, anak korban Rangga, 9, terbangun dan berteriak. Melihat pelaku berusaha melawan, pelaku membacok anak korban berulang kali kemudian memasukannya ke dalam goni.

Selanjutnya pelaku membawa korban dan anak korban jauh ke dalam kebun sawit di pinggir sungai! Posisi kaki dan tangan korban diikat.

Kemudian korban diperkosa kembali oleh pelaku.

Saat pelaku turun ke sungai korban berhasil melarikan diri meminta bantuan ke warga, namun karena tidak sanggup menggendong anaknya yang sudah di dalam goni, ibu korban meninggalkannya di lokasi kejadian.

Sedangkan korban mengalami luka sayat di telapak tangan kanan dengan luka 6 jahitan.

Kemudian, Samsul yang diringkus aparat kepolisian dan TNI bersama masyarakat setempat di tempat persembunyiannya, Minggu (11/10) dihadiahi tiga tembakan terukur yang dilakukan aparat saat hendak melawan petugas. (b13)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2