Waspada
Waspada » Pelaku Jambret Ditembak Mati
Headlines

Pelaku Jambret Ditembak Mati

KAPOLRESTABES Medan Kombes Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah Tobing menunjukkan barang bukti milik pelaku jambret yang ditembak mati. Waspada/Ist
KAPOLRESTABES Medan Kombes Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah Tobing menunjukkan barang bukti milik pelaku jambret yang ditembak mati. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pelaku jambret ditembak mati personel Jahtanras Polrestabes Medan, karena melakukan perlawanan dan melukai petugas dengan senjata pisau saat ditangkap di Jl Setia Budi Ujung, Minggu (12/7) dinihari.

Pelaku jambret yang ditembak mati itu berinsial AY, 21, warga Jl Ngalengko Lorong Tirtanadi No 6 Medan.

Tersangka sempat diboyong ke RS Bhayangkara, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah Tobing saat ekspos di RS Bhayangkara Medan, Minggu (12/7) sore menjelaskan, tersangka AY ini merupakan DPO pelaku Jambret (365 KUHP) yang viral di Medsos.

Sedangkan korban ibu Darmaida Sidabutar, 49, warga Jl. MJ Manurung, Lingkungan IX Timbang Deli Medan Amplas masih terluka parah dan masih dirawat di rumah sakit.

“Kasusnya sudah dilaporkan keluarga korban Surung Manahan Siahaan sesuai Laporan Polisi No : LP / 396 / VI / 2020 / SPKT MEDAN AREA, 7 Juni 2020,” kata Kapolrestabes Medan.

“Peran tersangka AY menarik tas korban mengakibatkan korban jatuh dan terluka parah,” kata Riko.

Dijelaskan Riko, peristiwa ini terjadi sekira pukul 06:00 WIB, sewaktu korban mau pergi ke Pajak Sukarame untuk berjualan dengan menaiki Betor.

Namun setiba di Jl Sutrisno tepatnya di depan Central com dua orang laki-laki dengan mengendarai sepedamotor matic merampas tas yang disandang korban.

Akibat rampasan itu korban terjatuh dari Betor hingga tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Madani oleh penarik betor.

Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian tas berisikan 2 HP, uang Rp1 juta dan surat-surat penting lainnya di taksir kerugian Rp4.000.000.

Penyelidikan

Dijelaskan Kapolrestabes, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan apalagi setelah kasus ini viral di Medsos.

“Polisi kemudian membekuk tersangka DR, 22, warga Jl Perhubungan, Desa Laut Dendang Gang Naga, Kec. Percut Sei Tuan, Selasa (9/6) dan kini telah mendekam di tahanan,” katanya.

Selanjutnya pihak Polrestabes melakukan pengembangan dan Minggu (12/7) dinihari, personel mendapat informasi DPO Jambret TKP Jl. Sutrisno depan Central Com sedang berada di Jl Setiabudi Ujung.

Kemudian personil bergerak menuju sasaran dan melihat tersangka berada di tempat tersebut, lalu personil berupaya menangkap AY.

Saat dilakukan penangkapan AY teryata mempunyai pisau yang disimpan disaku dan berusaha melawan petugas.

“Bahkan salah seorang petugas Aipda Budi Susatyo terkena sabetan pisau tersangka hingga lengan sebelah kiri personel terluka,” jelas Riko.

Melihat kenekadatan tersangka, personil melakukan tembakan peringatan untuk menghentikan pelaku akan tetapi terus menyerang membabi buta dan membahayakan petugas.

Sehingga melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan tembakan

Selanjutnya pelaku dibawa ke RS. Bhayangkara guna mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa pelaku tidak dapat tertolong dan pelaku meninggal dunia.

Dijelaskan Riko, dari tersangka disita barang bukti pisau yang dipergunakan menyerang petugas dan HP Xiomi.

Hasil pemeriksaan terhadap DR dan juga catatan di polisi, AY merupakan DPO kasus jambret dan merupakan residivis tahun 2018 kasus 363 bongkar rumah.

Selain itu lanjut Riko, AY juga pernah beraksi di Jl. Sumatera jambret HP, Jl Pasar XI Tembung pencurian spion mobil Avanza, Jl Puskesmas pencurian spion mobil Inova, Jl Pasar XII Kampung Kolam pencurian spion mobil Inova dan Jl. Pasar VII Tembung pencurian spion mobil Avanza.  (m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2