Pedagang Sukaramai Blokir Jalan Dan Kepung Pos Lantas - Waspada

Pedagang Sukaramai Blokir Jalan Dan Kepung Pos Lantas

  • Bagikan
PEDAGANG Pasar Sukaramai saat memblokir ruas jalan dengan lapak dagangannya. Waspada/Ist
PEDAGANG Pasar Sukaramai saat memblokir ruas jalan dengan lapak dagangannya. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Ratusan pedagang Pasar Sukaramai mengepung Pos Lantas Polsek Medan Area serta memblokir Jalan AR Hakim, Kecamatan Medan Area karena digusur petugas Satpol PP, Kamis (30/7) sore.

Seratusan pedagang ini melakukan protes dengan penggusuran yang dilakukan puluhan anggota Satpol PP yang mengangkat seluruh lapak dan dagangan para pedagang yang berjejer di pinggir jalan, lalu memasukkannya ke dalam truk.

Anggota Satpol PP berdalih bahwa penggusuran tersebut merupakan perintah langsung dari Kapolsek Medan Area yang baru.

Para pedagang berupaya mengambil kembali lapak serta barang dagangannya.

Namun anggota Satpol PP langsung meninggalkan lokasi.

Dengan spontan seratusan pedagang bergerak menuju Pos Lantas yang lokasinya tak jauh dari lokasi guna melakukan pengepungan.

Sejumlah personel Lantas tidak berani keluar dari pos lantaran pedagang sedang marah.

Akhirnya personel Lantas meminta bantuan ke Polsek Medan Area dan Polrestabes Medan.

Tak lama kemudian para pedagang kembali ke Pasar Sukaramai, dan selanjutnya mengangkat meja, kursi dan lainnya lalu diletakkan di tengah jalan.

Akibat pemblokiran jalan tersebut arus lalukintas macet total.

Beberapa saat kemudian Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago beserta puluhan anggotanya dan puluhan personel Sat Sabhara Polrestabes Medan tiba di lokasi.

Puluhan petugas kemudian melakukan pengaturan arus lalulintas serta mengarahkan para pedagang agar tidak memblokir jalan.

Setelah diberi pengarahan, akhirnya para pedagang mengangkat kembali meja, kursi dan lainnya lalu diletakkan di pinggir jalan.

Dihadapan petugas, sejumlah pedagang menyesalkan tindakan anggota Satpol PP yang melakukan penggusuran secara mendadak.

Pedagang juga tidak terima lantaran penggusuran itu atas perintah Kapolsek Medan Area yang baru.

Petugas yang mendengar pengaduan pedagang mengaku akan menyelidiki masalah tersebut sehingga terjadinya penggusuran itu.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago yang dikonfirmasi wartawan mengaku jika situasi sudah kondusif dan para pedagang berangsur sudah meninggalakan lokasi.

Saat ditanya terkait oknum Satpol PP melakukan penggusuran atas perintah Kapolsek yang baru.

Faidir membantah hal tersebut.

“Siapa Kapolsek yang baru. Kan saya masih menjabat sebagai Kapolsek Medan Area. Itu sudah mengada. Kita masih menyelidiki penyebab terjadinya penggusuran yang mendadak ini,” jelasnya. (m25)

  • Bagikan