Waspada
Waspada » Pedagang Ancam Demo Ke Walikota Apabila Dua Pedagang Nakal Tidak Ditertibkan
Headlines Sumut

Pedagang Ancam Demo Ke Walikota Apabila Dua Pedagang Nakal Tidak Ditertibkan

PEDAGANG pasar kain yang menyampaikan akan demo ke Walikota Tebingtinggi. Waspada/Kristian Brahmana
PEDAGANG pasar kain yang menyampaikan akan demo ke Walikota Tebingtinggi. Waspada/Kristian Brahmana

TEBINGTINGGI (Waspada): Pedagang ancam demo ke walikota apabila dua pedagang nakal tidak ditertibkan.  Puluhan pedagang di pasar kain, ancam akan demo ke Bapak Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, apabila dua orang pedagang nakal di pasar kain, Afni Lubis dan Rosdiana Br Simarmata tidak ditertibkan oleh pihak Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pasar Kain, Senin (26/10).

Pedagang ancam demo ke walikota adalah perwakilan pedagang pasar kain, Ibu Ana, Dame, dan Bapak Dolly, kepada Waspada menyampaikan bahwa dalam waktu dekat mereka akan melakukan aksi (Demo) ke kantor Walikota Tebingtinggi.

Karena mereka tidak puas terhadap kinerja Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi, yang tidak kunjung menertibkan dua pedagang nakal Afni Lubis dan Rosdiana Br Simarmata.

“Kami akan demo ke bapak walikota, karena dua pedagang tersebut tidak kunjung di tertibkan, dan kami dengar dua pedagang itu dibacking oleh Wakil Walikota Tebingtinggi, Ir H Oki Doni Siregar, karena setiap kali hendak ditertibkan dua pedagang nakal tersebut mengatakan,” kami gak bakal bisa ditertibkan, dibelakang kami ada pak Oki,” ujar tiga pedagang yang terlihat kesal.

Ketika ditanya Waspada mengapa mereka kesal terhadap dua pedagang tersebut, salah seorang pedagang, Ana, mengatakan kekesalan mereka bermula saat ketua serikat pedagang pasar kain, Afni Lubis, mendapatkan dua kios, padahal sudah ada peraturan satu orang hanya boleh mendapatkan satu kios, ini malah dia ketua malah dia yang memberikan contoh yang tidak baik, dan satu lagi ketika Rosdiana Br Simarmata yang semula berdagang di lantai dua pasar kain tiba-tiba pindah ke lantai satu.

“Dan saya selaku pedagang berharap agar seluruh permasalahan cepat selesai, apabila tidak mereka tidak akan mau untuk mencabut nomor untuk pembagian kios tahap II. Karena untuk apa dibagi, kalo masih ada kecurangan di sini”, tegas Ana. (a37)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2