Waspada
Waspada » PDP Labusel Lahirkan Bayi Di RSU Rantauprapat
Headlines Sumut

PDP Labusel Lahirkan Bayi Di RSU Rantauprapat

PERAWAT RSU Rantauprapat saat menggendong bayi yang baru dilahirkan oleh PDP warga Labusel. Waspada/Ist
PERAWAT RSU Rantauprapat saat menggendong bayi yang baru dilahirkan oleh PDP warga Labusel. Waspada/Ist

RANTAUPRAPAT (Waspada): PDP Labusel lahirkan bayi Di RSU Rantauprapat. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebut R, 45, warga Kab. Labusel kini dirawat di rumah Rumah Sakit Umum (RSU) Rantauprapat.

Perjalanan R yang hamil sebelumnya ke RS Elpi Al Azis Jalan WR Supratman, Rantauprapat untuk melakukan persalinan.

Demikian dikatakan Humas Gugus Tugas Rajid Yuliawan usai menemani Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe di Stasiun RSPD.

Riwayat perjalanan pasien berinisial R, belum terdata seluruhnya.

Namun pasien tersebut adalah hasil rujukan dari rumah sakit Elpi Al Azis.

“Iya ada warga Labusel PDP sekarang lagi di RSU Rantauprapat, dan kita lagi koordinasikan dengan Pemkab Labusel,” kata Rajid, Selasa (22/4).

Sementara itu di lokasi Rumah Sakit Elpi Al Azis terlihat adanya penyemprotan Disinfektan dari Gugus Tugas Labuhanbatu yang dilaksanakan BPBD.

Beberapa petugas terlihat memakai baju APD termasuk petugas dari RS Elpi Al Azis.

Baru Diketahui

Kepala BPBD Labusel Khairil, SH, MH mengakui memang hasil Rapid Test positif, kejadian ini juga baru diketahuinya.

Untuk masalah ini pihak Pemkab Labusel, setelah mendapat pemberitahuan dari Pemkab Labuhanbatu tentang pasien PDP.

“Iya warga kami yang mau melahirkan, karena batuk dan di Rapid Test ternyata positif.”

Jadi akan diurus untuk dirujuk ke RS Adam Malik Medan dan secepatnya akan diberangkatkan,” ujar Khairul.

“Awalnya kan mau melahirkan di rumah Sakit Nur Ainun, karena ada sesuatu hal pasien dibawa ke rumah sakit Elpi Al Azis dan sekarang sudah di RSU Rantauprapat,” kata Khairul melalui telepon seluler.

Bayinya Sehat

Dari Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Labuhanbatu didapat informasi bahwa bayi itu dalam keadaan sehat tidak terpapar dan berjenis kelamin perempuan.

Kronologis pasien juga didapat dari hasil rekaman konferensi pers Humas Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19.

Dalam keterangannya Rajid mengatakan bahwa wanita itu dirujuk dari rumah sakit Elpi Al Azis, sebelumnya akan ke rumah sakit Nur Aini.

Setelah dilakukan Rapid tes dan ketika akan dirujuk ke RS H Adam Malik Medan tidak ada tempat.

Kemudian dihubungi Rumah Sakit Martha Friska namun pihak rumah sakit tidak menerima pasien yang sedang hamil.

Sehingga pihak RSU Rantauprapat mengambil inisiatif menghubungi Dinas Kesehatan Labusel agar pasien dikembalikan dan ditangani pihak Labusel untuk dicarikan rumah sakit rujukan. (c05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2