Waspada
Waspada » Napi Lapas Kelas IIB Blangpidie Kabur
Aceh Headlines

Napi Lapas Kelas IIB Blangpidie Kabur

Kondisi Lapas Kelas IIB Blangpidie, Abdya, jalan para napi melarikan diri, setelah melukai petugas sipir. Foto direkam Sabtu (17/7). Waspada/Syafrizal
Kondisi Lapas Kelas IIB Blangpidie, Abdya, jalan para napi melarikan diri, setelah melukai petugas sipir. Foto direkam Sabtu (17/7). Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Sebanyak 9 orang narapidana (napi), di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangpidie, yang berlokasi di kawasan Desa Alue Dama, Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan kabur dari tempat hukuman itu, pada Jum’at sore (16/7) lalu, sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi diterima Waspada Sabtu (17/7) menyebutkan, ke 9 napi yang melarikan diri tersebut, berhasil kabur dari lapas tempat mereka menjalani hukuman akibat dari perbuatan mereka masa lalu, setelah menusuk petugas sipir yang bertugas di Lapas Kelas IIB itu.

Sebelumnya pada hari itu, sekitar pukul 16.00 WIB, para napi melaksanakan shalat ashar berjamaah, di musholla yang berada di dalam Lapas. Ba’da sholat Ashar, sekitar 9 orang napi langsung menuju ke pintu area steril keluar masuk tahanan.

Sampai di pintu steril yang saat itu tidak dikunci, para napi itu langsung mendobrak pintu, serta memaksa tahanan pendamping yang menjaga pintu area steril. Setelah berhasil, para napi langsung berlari ke arah pintu utama, dengan memecahkan kaca. Salah seorang napi mengambil pecahan kaca dan langsung melukai para sipir, yang sedang piket pada kantor P2U. “Setelah gagal menjebol P2U, sembilan napi tersebut mendobrak pintu aula, yang berfungsi sebagai gudang. Setelah masuk gudang, mereka menggunakan alat yang ada dalam gudang, lalu mendobrak jendela dan langsung melarikan diri,” ungkap Akhmad Widodo, Kalapas Kelas IIB Blangpidie.

Mengetahui ada napi yang berhasil melukai petugas dan kabur tambahnya, pihanya langsung menghubungi pihak kepolisian setempat, sebagai laporan serta meminta bantuan, untuk proses pencarian tahanan yang telah berhasil kabur, dari lingkungan Lapas Kelas IIB Blangpidie. “Dalam tempo 12 menit, personel Polres Abdya tiba di Lapas. Saat ini, situasi kondusif dalam pengamanan yang turut dibantu personel TNI. Dalam pengejaran, satu napi berhasil kita tangkap kembali. Sementara 8 lainnya, masih dalam pengejaran,” sebut Widodo.

Dalam kesempatan itu, Akhmad Widodo juga mengungkapkan nama-nama petugas sipir, yang menjadi korban kekerasan dalam insiden napi kabur itu. Masing-masing T. Irfansyah, mengalami luka tusuk dibagian ulu hati. Sudirman alias Wen, sebagai petugas kebersihan, yang mengalami luka pelipis mata sebelah kanan, serta robek dibagian punggung sebelah kanan. Sedangkan, M. Ilham, juga luka terkena hantaman kaca. “Para korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya, untuk mendapatkan pertolongan medis,” katanya.

Sementara tahanan yang berhasil kabur masing-masing, Steven, Rusli, Irwansyah, Arif, Muksalmina, Faizar dan Mahmud yang terjerat dalam kasus narkoba jenis sabu. Selanjutnya Jun Faisal, terikat dengan kasus pencabulan. Sedangkan Samiran, juga terkait kasus cabul, sudah berhasil ditangkap kembali. “Hingga saat ini, tahanan Lapas Kelas IIB Blangpidie yang kabur itu, masih dalam proses pencarian, dengan arah pegunungan kawasan Setia dan Blangpidie,” pungkas Akhmad Widodo.(b21)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2