Waspada
Waspada » Nakes Diduga Terindikasi Covid-19, Puskesmas Medan Labuhan Tutup
Headlines

Nakes Diduga Terindikasi Covid-19, Puskesmas Medan Labuhan Tutup

Seorang warga hanya bisa melihat dari luar Puskesmas Medan Labuhan tutup dan tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan selama 2 hari kepada masyarakat, Selasa (23/2).Waspada/Andi Aria Tirtayasa
Seorang warga hanya bisa melihat dari luar Puskesmas Medan Labuhan tutup dan tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan selama 2 hari kepada masyarakat, Selasa (23/2).Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Diduga seorang tenaga kesehatan (nakes) terindikasi virus Covid-19, Puskesmas Medan Labuhan yang berlokasi di Jl. Titi Pahlawan Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (23/2) terpaksa ditutup selama 2 hari.

Namun, alasan penutupan selama dua hari itu karena lingkungan dan seluruh ruangan di dalam UPT Puskesmas Medan Labuhan sedang disemprot disinfektan.
Akibat tidak beroperasinya Puskesmas Medan Labuhan itu sejumlah warga kecewa.
Informasi yang diperoleh Waspada, salah seorang paramedis diduga terindikasi Covid-19 usai menjalani tes Swab di salah satu klinik di kampusnya. Karena hasil tes Swab positif, pihak Puskesmas Medan Labuhan langsung bertindak cepat dengan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan dalam Puskesmas tersebut dan menutup pelayanan medis selama 2 hari mulai Selasa (23/2) hingga Rabu (24/2).
Meski pelayanan medis sementara ditutup namun pihak Puskesmas Medan Labuhan mengalihkan pelayanan medisnya ke Puskesmas Pekan Labuhan dan Puskesmas Martubung sesuai dengan pemberitahuan tertulis yang digantungkan di pintu masuk Puskesmas tersebut.
Sementara itu, Camat Medan Labuhan Rudi Arisandi ketika dikonfirmasi wartawan via telefon seluler membenarkan adanya penutupan Puskesmas Medan Labuhan karena diduga salah seorang tenaga kesehatannya terindikasi Covid-19.
“Puskesmas Medan Labuhan untuk sementara tutup karena seorang nakesnya diduga terindikasi Covid-19,” ujar Camat seraya menyuruh wartawan agar menghubungi Kepala Puskesmas Medan Labuhan untuk mendapat keterangan lebih lanjut.
Kepala Puskesmas Medan Labuhan Dr Eva ketika dikonfirmasi via telefon selulernya tidak bisa dihubungi karena ponselnya tidak aktif.

Terkunci

Pantauan Waspada, Selasa (23/2), pintu masuk Puskesmas Medan Labuhan terkunci dan digembok dari dalam. Di pagar besi pintu masuk Puskesmas Medan Labuhan tertulis; Pengumuman,  Pelayanan Puskesmas Sementara Dialihkan Ke Puskesmas Pekan Labuhan dan Puskesmas Martubung tanggal 23-24 Pebruari 2021 Gedung Puskesmas Sedang Didisinfektan.
Salah seorang warga yang hendak berobat terpaksa pulang kembali ke rumahnya.
“Buru-buru saya datang ke Puskesmas Medan Labuhan untuk berobat namun ternyata tutup,” sesal Rosmauli boru Pasaribu, warga Kelurahan Sei Mati.
Boru Pasaribu mengaku enggan pergi ke Puskesmas Pekan Labuhan atau Puskesmas Martubung karena lokasinya sangat jauh.(m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2