Waspada
Waspada » Mulai Terkuak Diduga Bukan Korban Covid-19 Dikebumikan Telan Biaya Gugus Tugas Rp7.000.000 Di Aceh Tamiang
Aceh Headlines

Mulai Terkuak Diduga Bukan Korban Covid-19 Dikebumikan Telan Biaya Gugus Tugas Rp7.000.000 Di Aceh Tamiang

PASIEN yang dirawat di RSUD Tamiang yang meninggal dunia diduga bukan korban Covid-19 sudah dikebumikan secara prosedur Protokol Kesehatan penangganan Covid-19 di Kampung Alur Baung, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/6) yang lalu. Waspada/Ist
PASIEN yang dirawat di RSUD Tamiang yang meninggal dunia diduga bukan korban Covid-19 sudah dikebumikan secara prosedur Protokol Kesehatan penangganan Covid-19 di Kampung Alur Baung, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/6) yang lalu. Waspada/Ist

KUALASIMPANG (Waspada): Mulai terkuak seorang warga ber KTP Provinsi Riau berjenis kelamin perempuan yang diduga bukan korban Covid-19 meninggal dunia di RSUD Tamiang dikebumikan di Kampung Alur Baung, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang diduga menelan biaya Tim Gugus Tugas Pencegahan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tamiang Rp7.000.000.

Seperti diberitakan Waspada sebelumnya, seorang wanita yang diperkirakan berusia 62 tahun ber KTP Pekanbaru, Riau yang dirawat di RSUD Tamiang meninggal dunia dan sudah dikebumikan secara prosedur Protokol Kesehatan penanganan Covid-19 Di Kampung Alur Baung, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/6) malam sekira pukul 20:30.

Berdasarkan informasi yang beredar di Kabupaten Aceh Tamiang, pemakaman terhadap pasien yang meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Tamiang itu sudah dilakukan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang dilakukan petugas dengan berpedoman berdasarkan prosedur protokol keshatan penanganan Covid-19 yaitu mengenakan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap di kawasan Kampung Alur Baung.

Ketika itu, Sabtu (27/6), Waspada mengonfirmasi Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang atau Juru Bicara Pemerintah Aceh Tamiang, Agusliayana Devita melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya warga yang dirawat di RSUD Tamiang sudah meninggal dunia.

“Benar, ada pasien inisial SD, Perempuan, 62, ber KTP Pekanbaru, yang telah meninggal di RSUD sehari setelah masuk ke RSUD dan dikebumikan dengan aturan protokol kesehatan di Kampung Alur Baung Karang Baru,” ungkap Devita.

Menurut Devita, adapun pertimbangannya dikarenakan melihat riwayat perjalanan yang bersangkutan dari wilayah transmisi lokal yaitu pekanbaru, dan gejala lain ada demam, batuk, sesak dan hasil x-ray ada infiltrat di paru yg menjurus ke bronchopeunomonia maka dari hasil itu semua diagnosanya selain stroke haemoragic juga dugaan Covid-19.

Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang itu juga menjelaskan, pasien tersebut meninggal sebelum keluarnya hasil swab, karena swab baru dikirim ke Banda Aceh pagi sebelum pasien meninggal sekira pukul 14:00.

“Dikarenakan aturan bahwa mayat tidak boleh lebih dari 4 jam, maka berdasarkan kesepakatan dengan keluarga, maka dilakukan pelaksanaan fardhu kifayahnya dengan protokol kesehatan, walaupun hasil swab belum dikeluar saat itu,” ujar Devi.

Devi juga menjelaskan, tetapi tadi malam sudah keluar swabnya dengan hasil negatif, berdasarkan hasil swab TCM (tes cepat molekuler).

“Sementara untuk hasil swab PCR, kita menunggu lebih kurang empat hari lagi keluarnya dari Litbang Dinkes Banda Aceh,” pungkas Devi.

Hasil Penelusuran Waspada

Berdasarkan hasil penelusuran Waspada, Senin (6/7), Laporan Realiassi Fisik dan Keuangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 yang ditandatangani oleh Sekretaris Tim Gugus Tugas tersebut sebagai Kuasa Pengguna Anggaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Syahri melaporkan anggaran bersumber dari Biaya Tidak Tertuga (BTT) senilai Rp3 miliar, ada juga salah satu poin dianggarkan pemusaran jenazah Covid-19 senilai Rp150.000.000 dan sudah digunakan untuk pemakaman jenazah Rp7.000.000, sehingga masih ada sisa sebesar Rp143.000.000.

Catatan Waspada di Kabupaten Aceh Tamiang selama ada pandemi Covid-19 baru ada seorang yang dikebumikan berdasarkan prosedur protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19 yaitu seorang warga berjenis kelamin perempuan dari Provinsi Riau yang meninggal dunia beberapa waktu yang lalu di RSUD Tamiang dan dikebumikan di Kampung Alur Baung, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Ketika Waspada kembali mengonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang atau Juru Bicara Pemerintah Aceh Tamiang, Devi Agusliayana, Senin (6/7) malam Devi menyatakan hasilnya negatif berdasarkan TCM.

”Hasilnya negatif,” sebut Devi.

Sekretaris Tim Gugus Tugas tersebut sebagai Kuasa Pengguna Anggaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tamiang, Syahri ketika dikonfirmasi Waspada, Senin (6/7) melalui telepon selular membenarkan warga yg dikebumikan secara prosedur Covid-19 di Alur Baung dana dari BTT hanya untuk buat peti jenazah.

Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur yang juga Koordinator Tim Pansus DPRK setempat tentang dana Covid-19 Kabupaten Aceh Tamiang yang bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT) ketika dikonfirmasi Waspada berulangkali melalui telepon, Senin (6/7), tidak diangkat dan begitu juga pesan WhatsApp yang dikirim Waspada, Senin (6/7) malam juga belum dijawab. (b14)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2