Waspada
Waspada » Merdeka Walk Tutup Hingga 9 April
Headlines Medan

Merdeka Walk Tutup Hingga 9 April

MERDEKA Walk ditutup sementara sejak 23 Maret hingga 9 April 2020. Waspada/Surya Efendi
MERDEKA Walk ditutup sementara sejak 23 Maret hingga 9 April 2020. Waspada/Surya Efendi

MEDAN (Waspada): Wisata kuliner Merdeka Walk yang berlokasi di pinggir Lapangan Merdeka Medan, ditutup sementara guna mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

Namun, sejumlah restoran yang ada di kawasan itu tetap buka hanya melayani pesanan bawa-pulang (take-away) makanan.

‘’Para pelanggan yang terhormat. Terhitung mulai tanggal 23 Maret hingga 9 April 2020, operasional Merdeka Walk, khususnya dine-in, sementara dihentikan. Kecuali pesanan take-away baik langsung maupun melalui aplikasi online tetap beroperasi,’’ tulis manajemen Merdeka Walk pada spanduk yang dipajang di pintu masuk utama Merdeka Walk, Senin (23/3).

Pantauan Waspada, Senin sore hingga malam, tak terlihat pengunjung di kawasan Merdeka Walk.

Sementara lokasi kuliner lainnya di Kota Medan seperti warung-warung kopi (warkop), masih buka, namun sepi dari pengunjung.

Warkop Multatuli maupun nasi goreng pemuda dan pandu yang biasa ramai, tampak sepi sejak seminggu terakhir.

Tutup dan sepinya sejumlah tempat keramaian di Kota Medan dikarenakan pemerintah pusat hingga daerah mulai memberlakukan beberapa kebijakan, mulai dari social distancing, meliburkan sekolah, serta menganjurkan masyarakat untuk bekerja dari rumah.

Sebelumnya, Wali Kota Medan Akhyar Nasution meminta kepada seluruh warga Kota Medan untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

‘’Sanksi tegas dipersiapkan bagi warga yang tidak mengindahkan imbauan ini,’’ ucap Akhyar selaku Komandan Gugus Tugas Penanganan Siaga Darurat COVID-19 usai menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara Jalan Jend Sudirman Medan, Senin (23/3) pagi.

Tim Gugus Tugas Penanganan Siaga Darurat COVID-19 akan melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat yang berpotensi warga berkerumun, tim juga akan memberikan sanksi jika masih ada masyarakat yang membandel.

“Kita akan semakin memperketat pengawasan terhadap lalu lintas warga yang berada di kerumunan. Saya berharap seluruh warga Medan dapat mematuhi dan menghindari keramaian,” tandasnya. (m46)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2