Waspada
Waspada » Menparekraf: Percepatan Industri Pariwisata Kawasan Danau Toba Untuk Gairahkan Ekonomi Rakyat
Headlines Sumut Travel

Menparekraf: Percepatan Industri Pariwisata Kawasan Danau Toba Untuk Gairahkan Ekonomi Rakyat

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dan sejumlah Kepala Daerah kawasan Danau Toba, foto bersama usai mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Akselerasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, di Niagara Hotel Parapat, Kamis (10/6).(Waspada/Ist)

PARAPAT (Waspada): Percepatan industri pariwisata di kawasan Danau Toba harus segera dilakukan. Dengan begitu, perekonomian rakyat akan kembali bergairah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan itu saat menghadiri rapat koordinasi Akselerasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, yang berlangsung di Niagara Hotel Parapat, Kamis (10/6).

Hadir juga pada kegiatan itu Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) dari Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat, sejumlah Kepala Daerah kawasan Danau Toba, antara lain Bupati Simalungun Radipaoh Hasiholan Sinaga (tuan rumah), Bupati Dairi, Humbang Hasundutan, Karo, Papak Bharat, Samosir, Taput dan Toba.

Rapat Koordinasi ini merupakan pemaparan rencana pembangunan kawasan pariwisata Super Prioritas  Danau Toba oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai tindak lanjut persiapan pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang berkelas dunia dan juga Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dalam rangka percepatan industri pariwisata Destinasi Super Prioritas Danau Toba yang dilakukan Kemenparekraf.

Menparekraf mengatakan, komunikasi dengan seluruh stakeholder pariwisata di Kawasan Danau Toba harus diintensifkan. Percepatan industri pariwisata harus dilakukan. Hal ini untuk menggairahkan kembali perekonomian di kawasan Danau Toba yang sempat terpuruk dalam beberapa waktu belakangan ini.

” Akan ada banyak rumusan dan kesepakatan yang bisa dicapai dari pertemuan ini. Dengan kehadiran para pemimpin daerah, program percepatan yang diputuskan bisa langsung diterapkan. Menunjang aktivitas pariwisata,” kata Sandiaga.

Lebih lanjut dikatakannya, melibatkan banyak pengambil kebijakan, pertemuan ini memiliki sasaran strategis. Ada identifikasi potensi daerah wisata baru, mengenali permasalahan yang menjadi kendala dalam pembangunan dan pengembangannya. Pertemuan ini juga merencanakan pengembangan dan pembangunan di daerah wisata potensial tersebut.

Pengembangan konsep juga akan diberikan agar destinasi wisata tersebut menjadi tujuan wisata terintegrasi. Tidak kalah penting adalah tercapainya kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pertumbuhan UMKM.

Sandiaga menambahkan, kunjungan wisatawan di Danau Toba harus dinaikkan.

” Sejak awal kami sudah memiliki formulasi untuk menggerakkan kembali industri pariwisata Danau Toba. Dengan situasi seperti ini, maka penerapan protokol kesehatan harus ditingkatkan. Pelaku industri pariwisata harus mengoptimalkan teknologi informasi, lalu membentuk desa wisata,” tandas Sandiaga. (a27)

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dan sejumlah Kepala Daerah kawasan Danau Toba, foto bersama usai mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Akselerasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, di Niagara Hotel Parapat, Kamis (10/6). (Waspada/Ist)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2