Waspada
Waspada » Meninggal Positif Covid-19 Di Sumut Jadi 21 Orang
Headlines Medan

Meninggal Positif Covid-19 Di Sumut Jadi 21 Orang

TIGA petugas pengubur sedang menunggu jenazah untuk dikebumikan di TPU Simalingkar B, Medan. Hari ini, Sabtu (9/5), warga meninggal dunia positif Covid-19 bertambah 5 orang. Waspada/Surya Efendi
TIGA petugas pengubur sedang menunggu jenazah untuk dikebumikan di TPU Simalingkar B, Medan. Hari ini, Sabtu (9/5), warga meninggal dunia positif Covid-19 bertambah 5 orang. Waspada/Surya Efendi

MEDAN (Waspada): Hari ini, Sabtu (9/5), jumlah pasien meninggal dunia, pasien positif Covid-19 dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Sumatera Utara meningkat drastis.

Jumlah orang yang meninggal dunia dengan status positif virus Corona di Sumut bertambah 5 orang.

Sebelumnya 16 orang, menjadi 21 orang meninggal dunia.

21 orang meninggal dunia status positif Covid-19 tersebut, 12 warga Medan, 4 Deli Serdang, 1 Asahan, 1 Serdang Bedagai, 1 Tanjung Balai, 1 Padangsidimpuan dan 1 warga dari luar Sumatera Utara.

Begitu juga pasien positif Covid-19 dan PDP yang dirawat di sejumlah rumah sakit meningkat tajam.

PDP sebelumnya 151 orang menjadi 158 orang (bertambah 7 orang).

Pasien positif Covid-19 yang dirawat sebelumnya 157 menjadi 179 orang (bertambah 22 orang).

Sebanyak 179 pasien positif Covid-19 sedang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut diantaranya, 132 pasien ada di Kota Medan dan 20 pasien di Deli Serdang.

Data tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Mayor Kes dr. Whiko Irwan D. Sp.B.

Saat menyampaikan perkembangan terkini, Sabtu (9/5), Whiko menyebutkan, orang dalam pemantauan di Sumut mencapai 1.403 kasus dan pasien sembuh masih 48 orang.

Dalam kesempatan itu, GTPP Covid-19 Sumut mengaku prihatin dengan anggapan sebagaian warga yang menilai wabah Corona sudah mulai mereda dan ditunjukkan dengan ramainya warga beraktifitas di luar rumah.

‘’Wabah Corona sampai detik ini masih terus berlangsung, untuk itu kita lakukan upaya pencegahan agar wabah Corona tidak tertular. Salah satunya dengan penggunaan masker yang menjadi wajib, baik untuk orang yang sakit maupun sehat,’’ jelas Whiko. (m29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2