Waspada
Waspada » Mayat Wanita Terikat Di Kamar Tidur Gegerkan Warga
Headlines

Mayat Wanita Terikat Di Kamar Tidur Gegerkan Warga

POLICE LINE.

MEDAN (Waspada): Temuan mayat wanita dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut disumbat kain di kamar tidur gegerkan warga Jalan Marindal.

Korban kasus pembunuhan itu diketahui bernama Diana alias Ana, 48. Jasadnya ditemukan di bawah tempat tidur rumah kontrakannya Jalan Mariendal, Gang Sawah, Desa Marindal I, Patumbak Deliserdang, Minggu (13/12).

Informasi diperoleh, tewasnya janda anak satu tersebut diketahui oleh tetangganya yang curiga, karena tak melihat aktifitas dari dalam rumah korban, sedangkan pintu rumah dalam keadaan sudah terbuka sejak pagi hingga siang hari.

“Saya (coba) panggil-panggil, tapi tidak ada terdengar ada sahutan. Saya lihat juga di dalam rumah, sepeda motornya tidak ada dan kondisi ruang tamu banyak tanah, mungkin dari sepatu pelaku,” ujar tetangga korban kepada wartawan, Senin (14/12).

Karena tidak ada sahutan dari dalam rumah, ia pun berinisiatif melihat ke dalam kamar, dan terlihat tempat tidur korban sudah bergeser serta melihat jenazah korban dalam keadaan terikat di lantai.

“Saya lihat korban berada dalam posisi meringkuk di lantai,” ujarnya.

Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai asisten rumah tangga itu dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah.

“Bila berpapasan dengan warga, korban juga selalu berteguran. “Setahu kami orangnya baik. Biasanya perginya pagi, pulang sore,” sebut tetangga korban.

Mengejutkan

Keponakan korban Ramadhani mengatakan, kematian korban sangat mengejutkan pihak keluarga. “Saat dimandikan, jenazahnya terlihat terdapat banyak luka lebam, goresan dan tusukan. Kami berharap pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini secara tuntas,” sebutnya.

Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fahreza dikonfirmasi membenarkan mayat wanita terikat di kamar tidur gegerkan warga setempat.

Dia mengatakan, posisi mayat tergeletak bawah tempat tidur. ‘Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa,” ujarnya.

Arfin menyebutkan, pihaknya masih mendalami kasus dugaan pembunuhan tersebut. Ia meminta waktu agar dapat mengungkap kasus tersebut.

Saat ini rumah korban sudah diberi garis polisi. Informasi didapat, di rumah itu korban hanya tinggal seorang diri, karena anaknya tinggal bersama anggota keluarga yang lain. (m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2