Waspada
Waspada » Mayat Wanita Lansia Ditemukan Di Bekas Terminal Sukadame
Headlines Sumut

Mayat Wanita Lansia Ditemukan Di Bekas Terminal Sukadame

MAYAT seorang wanita paruh baya yang diketahui bernama Dina Siahaan, berusia sekitar 65 tahun, ditemukan tergeletak di kawasan bekas terminal Sukadame, Parluasan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota P Siantar, Rabu (23/9) pagi. Waspada/Edoard Sinaga
MAYAT seorang wanita paruh baya yang diketahui bernama Dina Siahaan, berusia sekitar 65 tahun, ditemukan tergeletak di kawasan bekas terminal Sukadame, Parluasan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota P Siantar, Rabu (23/9) pagi. Waspada/Edoard Sinaga

P SIANTAR (Waspada): Mayat seorang wanita lanjut usia (lansia), ditemukan membujur kaku di dalam kawasan bekas terminal Sukadame, Parluasan, Kota P Siantar, Rabu (23/9) pagi.

Informasi tentang temuan mayat itu segera sampai ke Polsek Siantar Utara, yang tidak berapa jauh dari bekas terminal yang saat ini telah menjadi sub terminal agribisnis, hingga Kapolsek Siantar Utara AKP MS Ritonga dan personelnya bersama tim Inafis Sat Reskrim Polres beserta Lurah Sukadame Sobtu Hasibuan dan Sekretaris Camat Siantar Utara Fernando Purba, langsung mendatangi lokasi ditemukannya mayat itu.

Tim Inafis Sat Reskrim Polres yang tiba di lokasi temuan mayat, langsung memasang garis polisi agar warga yang berdatangan tidak sembarangan mendekat ke mayat wanita itu.

Informasi dihimpun menyebutkan wanita itu bernama Dina Siahaan, berumur sekitar 65 tahun dan rumah orangtuanya di Jalan Dalil Tani, Gang Rebung, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Seperti disebutkan seorang ibu, pedagang yang berjualan di dalam kawasan terminal.

“Boru Siahaan, namanya Dina, Gang Rebung rumah orangtuanya. Sekarang saudara laki-laki kerja di Dinas Perhubungan itulah yang menempati rumah orangtuanya itu saat ini. Dulu, aku baru mau masuk SD dia (almarhum Dina) sudah mau lulus SD,” tutur seorang ibu pedagang di bekas terminal, Duma Sidabutar kepada personel Polsek Siantar Utara.

Pedagang lainnya, Boru Sitompul menyebutkan, Dina Siahaan itu sudah sekitar tiga bulan hanya tergeletak begitu saja di lokasi itu.

“Dia stroke, tidak bisa bergerak lagi. Dulu, sebelum stroke sudah sempat dibawa pulang, tapi balik lagi ke sini,” ujarnya.

Seorang agen minibus yang mangkal di sekitar bekas terminal Sukadame, Marga Sirait menyebutkan, semasa hidupnya, almarhum pernah menjadi toke sayur mayur.

“Dulu, kalau tidak salah, sempatnya dia, toke sayur mayur di Siborong-borong, Tapanuli Utara,” sebutnya.

Mayat Dina Siahaan sempat terbujur beberapa lama di lokasi ditemukan, karena menunggu kedatangan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) P Siantar untuk mengevakuasi mayat itu ke RSUD.

Kapolres AKBP Boy Sutan Binangga Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto menyebutkan sesuai laporan Kapolsek Siantar Utara, wanita itu selama ini tinggal dan mencari makan di bekas terminal itu dan penyebab kematiannya, diduga akibat penyakit yang dialaminya selama ini, sedangkan keluarganya yang bekerja di Dinas Perhubungan Pemko P Siantar sudah dihubungi. (a28)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2