Waspada
Waspada » Main Layangan Di Pinggir Rel, Balita Tewas Disambar KA
Headlines

Main Layangan Di Pinggir Rel, Balita Tewas Disambar KA

SITUASI di lokasi kejadian lintasan rel kereta api usai kecelakaan terlihat tubuh korban ditutupi tikar. Main layangan di pinggir rel, balita tewas disambar KA. Waspada/Ist
SITUASI di lokasi kejadian lintasan rel kereta api usai kecelakaan terlihat tubuh korban ditutupi tikar. Main layangan di pinggir rel, balita tewas disambar KA. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Seorang balita berusia 3 tahun tewas disambar kereta api (KA) di pinggiran rel kereta api Jl Elang 2, Kel Tegal Sari Mandala 2, Kec Medan Denai, Jumat (18/12) sore.

Balita malang itu diketahui bernama Athan, 3, tewas di lokasi kejadian setelah disambar KA. Korban diketahui tinggal bersama Oppungnga di Jl Parkit 17, Perumnas Mandala, Kec. Percut Seituan, Deliserdang.

Informasi diperoleh, sebelum kejadian naas itu terjadi, korban bersama teman-teman sebayanya sedang asik bermain layang-layang di pinggir perlintasan rel kereta api.

Di saat bersamaan datang kereta api dari arah Bandara Kualanamu menuju Medan.

Korban yang diduga tidak mengetahui jika kereta api datang, tetap asik bermain layangan.

Seketika itu juga tubuh korban langsung disenggol kereta api hingga terpental beberapa meter dan tewas seketika dengan kondisi tubuh terluka.

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu langsung memadati lokasi. Warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Tak lama personil Reskrim Polsek Percut Seituan, Polsek Medan Area dan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) tiba di lokasi untuk memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Tak lama berselang keluarga korban tiba di lokasi dan menangis histeris. Setelah itu, jasad bocah malang itu dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan dengan menggunakan mobil patroli untuk kepentingan penyelidikan.

Sudah Peringatkan

Salah seorang warga sekitar, Solida br Sianipar mengatakan jika ia sudah sering memperingati para bocah yang sedang bermain layang-layang di rel kereta api.

“Sudah sering saya larang anak-anak di sini bermain layangan. Tadi juga, sudah saya larang, tapi saya malah dilawan anak-anak itu. Akibatnya satu orang anak tewas ditabrak kereta api,” katanya.

Panit I Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu Bambang yang dikonfirmasi di lokasi mengatakan, setelah pihaknya menerima informasi adanya seorang bocah tewas ditabrak kereta api, ia bersama anggotanya turun ke lokasi kejadian.

“Setelah melakukan cek TKP, lokasi kejadian bukan berada di wilayah hukum Polsek Percut Seituan. Selanjutnya kita berkoordinasi dengan Polsek Medan Area,” jelasnya.(m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2