Waspada
Waspada » Luapan Banjir Rob Rendam Kota Belawan
Headlines Medan

Luapan Banjir Rob Rendam Kota Belawan

SEORANG pengendara sepedamotor melintasi genangan banjir pasang air laut di kawasan Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Jumat (16/10) sementara sejumlah bocah asyik bermain di luapan banjir rob tersebut. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
SEORANG pengendara sepedamotor melintasi genangan banjir pasang air laut di kawasan Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Jumat (16/10) sementara sejumlah bocah asyik bermain di luapan banjir rob tersebut. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

BELAWAN (Waspada): Genangan banjir pasang air laut (rob) kembali melanda pesisir Medan Utara tepatnya di Kota Belawan Belawan sekitarnya, Jumat (16/10).

Awalnya, luapan pasang air laut tersebut terlihat sejak Jumat (16/10) sekira pukul 01:00 dan menjelang pagi surut kembali.

Menjelang pukul 13:30, luapan banjir rob merambah ke badan jalan besar Medan-Belawan hingga menggenangi ribuan rumah di inti Kota Belawan.

Kawasan terparah terendam banjir rob yakni di kawasan simpang Sicanang dan Bagan Deli yang mencapai kurang lebih setengah meter.

Sementara banjir rob yang terjadi di jalan lintas Medan-Belawan mengakibatkan laju kenderaan bermotor lamban dan padat merayap.

Nursidin AR ,50, warga Pajak Baru Kelurahan Belawan Bahagia menyebutkan, banjir rob akan terus terjadi setiap harinya dan biasanya banjir rob selesai kalau sudah 5 lamanya.

“Genangan air pasang laut sangat meresahkan namun hingga kini belum ada solusi yang dilakukan pihak Pemko Medan. Bahkan PT Pelindo 1 sepertinya tidak memperdulikan keluhan warga apalagi proyek pengerjaan alur laut di Pelabuhan Belawan diduga semakin memperparah terjadinya banjir rob,” sebut Nursidin.

Disebutkan Nursidin, dampak banjir rob menyebabkan pemukiman warga kotor karena setiap habis pasang laut kerap meninggalkan sejumlah sampah dan kotoran.

“Warga berharap ada upaya pembangunan tanggul rob di sekeliling kawasan Belawan sehingga pemukiman warga tak menjadi langganan banjir pasar air laut,” tegas Nursidin.

Pantauan Waspada, sejumlah kendaraan bermotor roda dua dan bus angkutan kota terlihat berjalan lamban saat melintasi Jalan KL Yos Sudarso Km 19 mulai dari simpang Sicanang hingga menuju pusat Kota Belawan.

Bahkan sejumlah warga terlihat mencari jalan alternatif agar tidak melintasi luapan banjir rob demi menuju pusat Kota Belawan. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2