Waspada
Waspada » Lima Remaja Diringkus WH Diduga Khalwat
Aceh Headlines

Lima Remaja Diringkus WH Diduga Khalwat

ILUSTRASI
ILUSTRASI

LANGSA (Waspada): Lima Remaja belia berhasil diringkus pihak Polisi Syariat Islam Wilayatul Hisbah (WH) Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSI dan PD) Kota Langsa, saat kelima remaja diduga melakukan khalwat pada sebuah rumah di Komplek Perumnas, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Rabu (18/8) sekitar pukul 24:00.

“Setelah tidak ada menemukan titik temu antara perangkat Gampong maka diserahkan ke pihak WH, untuk mengamankan lima remaja yang diduga melakukan khalwat di sebuah rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya,” ujar Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa, H Aji Asmanuddin SAg, MA melalui Danton WH Hery Iswandi kepada wartawan, Kamis (20/8).

Menurut keterangan Heri, pihaknya menerima laporan perangkat Gampong terkait adanya perlakuan yang mencurigakan dan lima Remaja diringkus pada malam itu melalui pengerebekan dan selanjutnya sekitar pukul 24:00 agar diserahkan ke WH.

Setelah melalui jalan buntu maka diarahkan ke WH, namun yang jadi persoalan kelima remaja tersebut masih berstatus pelajar dan dibawah umur, makanya pihak WH menyarankan agar dilakukan musyawarah pada tataran keluarga masing-masing dan menandatangi surat agar tidak melakukan perbuatan yang serupa.

Adapun tiga diantaranya tercatat sebagai warga Aceh Timur masing-masing M,19, dan S ,17, Kecamatan Birem Bayeun dan R, 16, warga Kecamatan Rantau Seulamat Aceh Timur.

Sedangkan dua lainnya berinisial R, 17, dan D, 17, warga Kecamatan Langsa Baro.

Menurut Heri, kelima mereka masih dugaan sementara berkumpul satu rumah yang notabenenya pemilik rumah tidak ada ditempat dan hal ini tidak dibolehkan serta melanggar syariat Islam karena belum ada ikatan apapun kelima remaja tersebut.

Oleh karena belum ada pembuktian dan saksi yang menguatkan makanya diambil jalan musyarawarah keluarga dan dilakukan pembinaan dan menandatangi surat pernyataan.

Sementara itu Kadus Komplek Perumnas, Irwansyah yang dihubungi wartawan membenarkan kejadian pengerebekan kelima remaja tersebut, ia katakan bahwa tidak benar ketika ditangkap sedang pesta seks melainkan mereka hanya duduk didalam rumah yang tertutup makanya digrebek.

“Tidak benar mereka melakukan mesuem hanya gabung dalam sebuah rumah dan tak ingin kotor Gampong makanya diamankan dan diserahkan ke WH untuk dilakukan pembinaan secara baik, sayang mereka masih pelajar juga,” tegas Irwansyah. (b13)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2