Waspada
Waspada » Legenda Renang Indonesia Meninggal Akibat Covid-19
Headlines Olahraga

Legenda Renang Indonesia Meninggal Akibat Covid-19

Antara

JAKARTA (Waspada): Mantan atlet renang Indonesia sekaligus Olimpian Lukman Niode (foto) menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (17/4) setelah dinyatakan positif terinfeksi penyakit virus corona (Covid-19).

Kabar tersebut disampaikan kakak kandung Lukman, Idrus Niode. Ia mengatakan bahwa berdasarkan hasil Swab Test yang dilakukan di Rumah Sakit (RS) Pelni, Jakarta, Rabu (15/4), adiknya itu dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

“Di RS Pelni, Lukman melakukan tes swab pada Rabu dan hasil tesnya positif Covid-19. Yang saya bingung, dia ini kenanya di mana,” kata Idrus kepada pewarta, Jumat.

“Padahal beberapa waktu sebelumnya, dia sudah melakukan dua kali rapid test di RSPI (Rumah Sakit Pondok Indah), dan hasilnya negatif,” tutur dia.

Menurut Idrus, pihak RSPI juga sebelumnya menyatakan bahwa adiknya itu hanya terinfeksi bakteri, bukan virus corona. Namun ketika menjalani tes thorax (rontgen paru-paru) ternyata ditemukan flek pada paru-parunya.

Di RS Pelni, kondisi Lukman Niode memburuk dan mengeluhkan mengalami sesak napas sehingga ia harus dipasang alat bantu pernapasan (ventilator). Hingga akhirnya ia meninggal dunia pukul 12.58 WIB

Berdasarkan video yang diterima pewarta, proses pemakaman Lukman Niode di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan juga tak dihadiri oleh pihak keluarga. Pihak yang menguburkan pun tampak menerapkan prosedur dan ketetapan (protap) penguburan orang yang positif Covid-19.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga sebelumnya harus mengirimkan surat kepada RS Pelni agar bisa mengebumikan Lukman Niode di TPU Jeruk Purut.

Lukman Niode merupakan atlet renang nasional era 1970-1980-an. Setelah pensiun sebagai atlet, dedikasinya di olahraga tak pernah berakhir bahkan hingga akhir hayatnya.

Sebagai atlet renang, Lukman berhasil mengharumkan Indonesia di kancah internasional.

Lukman Niode meraih 2 emas untuk nomor punggung 100 m dan 200 m putra pada SEA Games 1983 Singapura. Ia juga pernah tampil pada Olimpiade 1984 di Los Angeles, Amerika Serikat.

KONI Kehilangan

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengatakan dunia renang telah kehilangan sang legenda dengan wafatnya mantan atlet nasional Lukman Niode.

“Indonesia kehilangan salah satu atlet renang nasional yang telah mengukir sejarah atas capaian prestasinya yang sangat membanggakan,” ujar Marciano.

Marciano mengatakan, dedikasi Lukman terhadap olahraga tak pernah berakhir bahkan hingga akhir hayatnya. Setelah pensiun sebagai atlet, ia juga memiliki tekad untuk memajukan olahraga Indonesia dengan menjadi Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi di KONI Pusat. Ia juga baru saja menjabat sebagai Wasekjen PP Pordasi periode 2020-2024.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan dunia olahraga kembali kehilangan salah seorang putra terbaik bangsa dengan meninggalnya Lukman Niode.

“Sebagai pribadi maupun sebagai Menpora RI, Saya Zainudin Amali, sangat berduka atas berpulangnya sahabat baik saya Lukman Niode. Sahabat yang sepanjang hidupnya didedikasikan untuk olahraga,” kata Zainudin.

Kabar duka tersebut membuat Zainudin sebagai menteri sekaligus teman almarhum, mengaku sangat kehilangan. Almarhum selama ini, kata dia, banyak memberikan masukan untuk pengembangan olahraga di Tanah Air.

“Semoga tauladan yang ditunjukkan oleh almarhum selama ini akan menjadi panduan bagi para atlet dan pengurus olahraga di Tanah Air. Selamat jalan sahabat,” ujarnya. (m42/ant)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2