Waspada
Waspada » Lagi, 139 Penelitian Covid-19 Dibiayai Konsorsium Riset
Headlines Medan

Lagi, 139 Penelitian Covid-19 Dibiayai Konsorsium Riset

MENRISTEK/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro.
MENRISTEK/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro.

JAKARTA (Waspada): Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional mengumumkan 139 proposal penelitian yang siap dibiayai lewat Program Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 tahap II.

Program yang sudah berjalan dua kali ini merupakan program pendanaan penelitian dari Kemenristek/BRIN serta didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan yang diberikan kepada berbagai institusi, lembaga, dan industri yang mempunyai Research and Development untuk secara kolaboratif melaksanakan kegiatan penelitian pengembangan pengkajian dan penerapan (Litbangjirap) dalam upaya pencegahan, deteksi, penyebaran dan penanggulangan wabah Covid-19 di Indonesia.

“Proposal-proposal yang lolos ini merupakan proposal yang unggul dan diharapkan dapat bermanfaat dalam upaya percepatan penanganan Covid-19,” ujar Plt Sekretaris Utama Kemenristek/BRIN, Mego Pinandito dalam pengumuman penetapan proposal penerima dukungan pendanaan tahap II secara daring, Jumat (10/7).

Dari 903 judul proposal yang masuk, telah dilakukan proses review dan penilaian sehingga yang lolos sebanyak 139 proposal.

Adapun, proposal tersebut meliputi 5 bidang prioritas yakni Pencegahan (30 proposal), Skrining dan Diagnosis (15 proposal), Alat Kesehatan dan Pendukung (34 proposal), Obat, Terapi dan Multicenter Clinic (19 proposal), Sosial Humaniora dan Public Health Modelling (41 proposal) dengan total dana yang diberikan sebesar Rp27,3 Miliar.

Menristek/Kepala BRIN dalam sambutannya pada acara tersebut mengatakan, segala upaya penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan percepatan penanganan Covid-19 hanya bisa dilakukan jika ada kolaborasi dan sinergi diantara para peneliti dan perekaya.

“Kolaborasi dan sinergi dalam Litbangjirap atau dalam penelitian adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi. Ini bukan hanya kondisi emergencytapi ini adalah pola masa depan” ujar Bambang PS Brodjonegoro.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama LPDP Rionald Silaban menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 sebagai wujud nyata dalam percepatan dan penanganan Covid-19.

“Konsorsium Riset dan Inovasi untuk percepatan penanganan Covid-19 yang telah dibentuk oleh Kemenristek/BRIN merupakan salah satu wujud nyata dari langkah tersebut, oleh karena itu LPDP menyambut baik dan mendukung pendanaan program Konsorsium Riset dan Inovasi untuk percepatan penanganan Covid-19,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19, Ali Ghufron Mukti; Plt Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek/BRIN, Muhammad Dimyati; Plt Deputi Bidang Penguatan Inovasi Kemenristek/BRIN, Jumain Appe; Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbud, Aris Junaidi; Pejabat Eselon I, II, III dan IV Kemenristek/BRIN dan LPNK; Manajer Integrasi Riset dan Pengembangan Bio Farma, Neni Nurainy; dan Para Pimpinan Perguruan Tinggi;

Daftar penerima program pendanaan proposal penelitian Riset dan Inovasi COVID-19 Tahap II dapat dilihat pada tautan. (j02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2