Kurir Sabu 52 Kg Dituntut Mati

Kurir Sabu 52 Kg Dituntut Mati

  • Bagikan
Persidangan terdakwa yang digelar virtual di PN Medan. Waspada/Rama Andriawan
Persidangan terdakwa yang digelar virtual di PN Medan. Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Hamidi MY alias Mauktar Bin M Yacob warga Kecamatan Medan Sunggal dituntut mati oleh jaksa penuntut umum (JPU), dalam persidangan virtual di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (12/10).

JPU Joice Sinaga dalam nota tuntutannya, menyatakan terdakwa terbukti menjadi kurir sabu seberat 52 kg. “Meminta majelis hakim untuk menjatuhkan terdakwa Hamidi dengan pidana mati,” kata JPU di hadapan hakim ketua Immanuel Tarigan

JPU menyebutkan, perbuatan terdakwa sebagaimana dalam Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pertimbangan yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran Narkotika.

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa, tidak ditemukan. Atas tuntutan JPU, terdakwa diberi kesempatan agar menyusun nota pembelaan yang akan disampaikan pada persidangan pekan depan.

Kasus ini diketahui bermula 2019 lalu, dilakukan terdakwa bersama Zulkifli (berkas terpisah), Alwi, Mursal alias Marsel (DPO). Terdakwa
bekenalan dengan Mursal pada tahun 2012 di warung mie Aceh Medan. Kemudian, pada bulan November 2019 terdakwa Hamidi dihubungi Mursal, dan menyuruh terdakwa Hamidi untuk menyerahkan satu kardus barang narkotika jenis sabu kepada Zulkifli di Kampung Lalang Medan.

Mursal kembali menghubungi terdakwa Hamidi untuk menjemput sabu itu di Tanjungbalai Asahan, dan menyerahkannya kepada Zulkifli di kawasan Asrama Haji Medan.

Terdakwa lain juga dihubungi oleh Hamidi dengan maksud untuk membantunya mengangkat sabu yang sebelumnya disimpan di kolong tempat tidur, dari lemari pakaian dan belakang rumah.

Nahas, sebelum terdakwa Hamidi menyerahkan sabu tersebut petugas BNN RI menangkapnya. Menurut terdakwa Hamidi, ia sebelumnya dijanjikan akan diberikan uang sebesar Rp100 juta. (m32).

  • Bagikan