Waspada
Waspada » Kontingen Sumut Lolos Babak Penyisihan LCC Museum Tingkat Nasional
Headlines

Kontingen Sumut Lolos Babak Penyisihan LCC Museum Tingkat Nasional

KEPALA SMPN 3, Hj Nurhalimah Sibuea MPd bersama peserta lomba dan guru berfoto bersama usai lomba. Kontingen Sumut lolos babak penyisihan LCC Museum Tingkat Nasional. Waspada/Anum Saskia
KEPALA SMPN 3, Hj Nurhalimah Sibuea MPd bersama peserta lomba dan guru berfoto bersama usai lomba. Kontingen Sumut lolos babak penyisihan LCC Museum Tingkat Nasional. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Siswa SMPN 3 Medan sebagai kontingen Sumut lolos pada babak penyisihan di ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Museum Tingkat Nasional secara daring, Rabu (7/10).

Kontingen Sumut lolos babak penyisihan LCC Museum Tingkat Nasional, dengan meraih nilai tertinggi dibanding peserta dari Lampung.

Babak penyisihan berlangsung Rabu (7/10) di SMPN 3, Jl Pelajar Medan. Adapun siswa sebagai peserta yakni, M Ihsan kelas 9A. Rizky Arief Lubis kelas 9.B dan An Nisa Almagfira kelas 9.A.

Kemampuan ketiganya meraih nilai akhir pada babak penyisihan kemarin berhasil meraih nilai sebanyak 2.700. Lebih tinggi dibandingkan peserta asal Lampung yang meraih nilai 2.650.

“Alhamdulillah, mewakili Sumut di LCC Museum tingkat nasional tahun 2020 secara daring ini, bisa kami ikuti dengan baik dan hasilnya sangat memuaskan,” katanya.

Impian mereka untuk bisa masuk babak selanjutnya tercapai.

“Perjuangan yang sangat berat kami lakukan di tengah Pandemi Covid-19 ternyata membuahkan hasil,” kata M Ihsan.

Doakan Juara

Hari Kamis (8/10), siswa SMPN 3 Medan sebagai Duta Sumut di ajang LCC Museum Nasional akan melanjutkan lomba secara daring.

Untuk itu, ketiganya meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumut agar mereka meraih juara.
“Ya, doakan kami agar mampu menjawab soal dan meraih juara,” kata Rizky dan An Nisa.

Kepala SMPN 3 Medan, Hj Nurhalimah Sibuea MPd bersama Guru Pembimbing, Khairani yang juga PKS-1, mengucapkan selamat kepada siswa.

Doa terbaik, untuk siswa sekaligus ucapan terimakasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan terutama orang tua siswa dan para guru.

Demikian pula untuk pihak Museum Sumut turut hadir saat kegiatan berlangsung serta pihak PLN yang tidak memadamkan listrik saat kegiatan lomba.

“Dukungan berbagai pihak, turut mendorong siswa kami lolos ke babak selanjutnya,” kata Nurhalimah Sibuea.

Giat Diskusi

Guru Pembimbing, Khairani menyebutkan, sebagai tim tiga siswa yakni, M Ihsan kelas 9A. Rizky Arief Lubis kelas 9.B dan An Nisa Almagfira kelas 9.A sangat giat berlatih.

Dalam waktu satu bulan saja, mereka menguasai modul soal yang diberikan Museum Nasional.

“Isi modulnya dibagi tiga, mereka diberi tanggungjawab atas materi yang ditunjuk. Jadi dalam modul itu materinya ada tentang sejarah, museum nasional, undang-undang cagar budaya, undang-undang pemajuan kebudayaan,” katanya.

Kemudian, pengetahuan umum, terkait warisan benda tak benda, nama-nama pahlawan, sejarah perkembangan museum Indonesia.

Dari modul itu bobot pertanyaan masing-masing 30 dan 40 persen.

Caranya, menggiatkan siswa dibagi perbab untuk masing-masing siswa.

Kemudian siswa membuat pertanyaan dan jawaban yang ada di modul.

“Saat tatap muka dengan guru, pertanyaan dan jawaban di bacakan oleh guru dan dijawab oleh siswa,” papar Khairani.

Terkait pengetahuan Museum Nasional, sambung Khairani, sebelum lomba peserta mendapatkan pengetahuan tentang Museum Nasional secara virtual oleh panitia pusat pada Senin lalu.

Mereka diperlihatkan semua isi museum dan diharapkan bisa ingat apa saja koleksi yang ada di dalamnya.

Hal itu untuk mempemudah memberi jawaban jika ada pertanyaan terkait Museum Nasional.

“Semoga peserta kita mampu bersaing hingga babaf final pada 12 Oktober mendatang,” ujar Khairani, di antara para guru yang turut hadir dalam kegiatan lomba secara daring. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2