Waspada
Waspada » Kontak Erat Pasien Positif Covid-19 Sidimpuan ‘Berkeliaran’
Headlines Medan

Kontak Erat Pasien Positif Covid-19 Sidimpuan ‘Berkeliaran’

KONTAK Erat atau anggota keluarga pasien positif Covid-19 Kota P. Sidimpuan, RL, saat rayakan ulang tahun di Desa Sihuik-kuik Tapsel, Kamis (18/6). Waspada/Ist
KONTAK Erat atau anggota keluarga pasien positif Covid-19 Kota P. Sidimpuan, RL, saat rayakan ulang tahun di Desa Sihuik-kuik Tapsel, Kamis (18/6). Waspada/Ist

P. SIDIMPUAN (Waspada): Kontak Erat pasien positif Covid-19 Sidimpuan ‘berkeliaran’. RL kini dirawat di Medan namun kontak eratnya bebas keluar dari isolasi dan bahkan mengadakan pesta ulang tahun, Kamis (18/6).

Hal itu diketahui dari siaran langsung akun Facebook milik Dahlia Meri yang turut serta memeriahkan acara ulang tahun anak RL di salah satu kebun di Desa Sihuik-kuik, Kec. Angkola Selatan, Kab. Tapanuli Selatan.

Dalam video siaran langsung berdurasi 6 menit 39 detik itu terlihat beberapa orang pria dan wanita sedang merayakan ulang tahun.

Beriang gembira dan foto bersama tanpa mengikuti aturan protokol kesehatan pemerintah, seperti pakai masker dan jaga jarak.

Seorang remaja pria dan seorang perempuan yang merupakan anak dan istri RL, meniup lilin yang ada pada kue ulang tahun.

Kemudian kue itu dibagikan dan dimakan orang yang ada di sana.

Pada video itu ada dialog ajakan S, istri RL, kepada anaknya untuk berfoto bersama.

“Sini nak, sini. Biar kita kirim sama papa, biar tambah semangat papa,” kata S pada menit ke 4:35 yang dilanjutkan dengan foto bersama hampir semua orang yang ada di sana.

Padahal, dua hari sebelumnya, dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kota P. Sidimpuan dinyatakan bahwa 10 orang Kontak Erat pasien RL sedang diisolasi.

Sudah dilakukan Rapid Test dan hasilnya non reaktif.

Bahkan tiga dari 10 orang itu sudah menjalani uji swab mandiri dan hasilnya negatif.

Tetapi, kata Kadis Kesehatan P. Sidimpuan Sopian Subri, harus tetap menjalani isolasi mandiri, mengingat mereka masih berada ada fase inkubasi virus.

Gambaran yang ada dalam video siaran langsung itu jelas sangat bertolak belakang dengan keterangan yang disampaikan dalam konferensi pers.

Belum diketahui apakah Gugus Tugas PP Covid-19 yang lalai atau Kontak Erat pasien RL yang melanggar aturan isolasi.

Sekretaris Gugus Tugas PP Covid-19 P. Sidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe bersama Kadis Kesehatan Sopian Subri mengaku tidak tahu hal tersebut.

Setahu mereka 10 orang Kontak Erat pasien RL menjalani isolasi mandiri di rumah.

Warga Kecewa

Rahmat Harahap, warga Kota P. Sidimpuan, sangat kecewa dengan kejadian tersebut.

Dia menyesalkan Gugus Tugas PP Covid-19 yang kebobolan, dan kecewa terhadap Kontak Erat pasien RL yang tidak patuh aturan isolasi.

“Gugus Tugas Covid-19 harus segera libatkan Polri dan TNI untuk menjaga Kontak Erat pasein RL saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Karena ini demi keselamatan seluruh warga di Kota Padangsidimpuan,” katanya.

Kepada seluruh Kontak Erat pasien RL, dimintanya agar patuh dan kooperatif terhadap aturan isolasi.

Meskipun 10 hasil Rapid Test yang dilakukan hasilnya non rekatif dan tiga diantaranya sudah diuji swab secara mandiri di Medan dan dinyatakan negatif.

“Memang anda non reaktif dan negatif, tetapi bukankah saat ini anda masih berada pada fase inkubasi virus, demi keselamatan kami warga P. Sidimpuan, tolong patuhi dan kooperatiflah terhadap aturan isolasi,” pintanya. (a05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2