Kiat Liverpool Kampiun Lagi

  • Bagikan
            KAPTEN Jordan Henderson dan para pemain Liverpool merayakan sukses mengangkat trofi juara Liga Premier seusai laga kontra Chelsea di Stadion Anfield. Twitter

LONDON (Waspada): Manajer Jurgen Klopp menegaskan, Liverpool harus terus meningkatkan performa sebagai kiat memenangkan lagi persaingan musim depan pasca mengangkat trofi juara Liga Premier 2019/2020.

The Reds sudah memastikan gelar ini sejak bulan lalu. Namun perayaan sukses sekaligus pemberian trofinya baru dilakukan di Stadion Anfield, Rabu (Kamis WIB),  setelah Si Merah menggasak Chelsea 5-3 pada matchday 37.

“Kami tak boleh berhenti, kami menghadapi tantangan internal agar meningkat. Kami memiliki peluang untuk mengayunkan langkah lagi, tetapi kiat harus terus meningkat karena yang lain tidak akan tidur,” pinta Klopp.

“Kami juara di Inggris, Eropa dan dunia, kami sudah memenangi empat trofi. Itu sungguh besar, jadi saya tidak bisa lebih bangga lagi,” papar pelatih asal Jerman itu, seperti dikutip dari AFP, Kamis (23/7).

Chelsea sudah memperkuat diri menatap musim depan dengan membeli dua bidikan jangka panjang Liverpool, yakni Timo Werner dan Hakim Ziyech. Klopp juga memperkirakan Manchester City dan Manchester United akan memperkuat skuatnya.

Dia meyakini masih ada ruang peningkatan bagi The Anfield Gank sekalipun sudah menjuarai Liga Premier, Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub dalam kurun waktu 14 bulan terakhir. The Reds mengalahkan The Blues untuk mengangkat trofi Piala Super Eropa di awal musim ini.

“Chelsea begitu berbakat, kami sampai harus mengeluarkan segalanya malam ini. Man United dan Man City juga. Tak ada jaminan untuk apa pun, tapi kami akan berusaha,” klaim Klopp.

Menjamu Si Biru dalam laga tanpa penonton karena belum berakhirnya masa pandemi virus corona, Marseyside Merah mampu mendominasi permainan dan serangan.

Naby Keita menit 23, Trent Alexander-Arnold (38’), Georginio Wijnaldum (43’), Roberto Firmino (54’) dan Alex Oxlade-Chamberlain (84’), masing-masing menyumbangkan satu gol dalam kemenangan Liverpool.

Chelsea hanya membalaskan tiga gol lewat Olivier Giroud (45+3’), Tammy Abraham (61’) dan Christian Pulisic (73’). Kekalahan itu sekaligus mengganggu peluang pasukan Frank Lampard dalam persaingan di zona Liga Champions.

Adu Mulut

Lampard terlihat adu mulut dengan barisan pemain Liverpool di pinggir lapangan, setelah tendangan bebas diberikan kepada tim tuan rumah akibat pelanggaran yang dilakukan gelandang Chelsea Mateo Kovacic. Alexander-Arnold kemudian menjebol gawang Blues dari tendangan bebas itu.

“Bagi saya itu bukan soal pelanggaran Kovacic. Ada banyak hal yang terjadi di bangku cadangan. Saya tak masalah dengan Jurgen Klopp, dia sudah berhasil menangani timnya dan itu fantastis,” ucap Lampard.

“Sejumlah orang di bangku cadangan sudah melewati batas menjelang Anda menang. Mereka sudah menjuarai liga, fair play untuk Liverpool Football Club, tapi juga jangan terlalu arogan dengan hal itu,” sesal pelatih berusia 38 tahun tersebut.

Kekalahan membuat Chelsea turun ke posisi tiga dengan 63 poin, kalah selisih gol dari Manchester United yang sebelumnya bermain 1-1 dengan tamunya West Ham United.

Pasukan Lampard hanya butuh satu poin dari laga terakhirnya melawan Wolverhampton Wanderers, Minggu (26/7), agar memperoleh satu tiket ke Liga Champions musim depan.          Chelsea diuntungkan, karena saat bersamaan MU dan Leicester sebagai saingan mereka, saling jajal kekuatan di King Power Stadium.

“Kami semestinya sudah mencapai target. Tak banyak orang yang mengira kami akan berada di empat besar, kami tahu dan itu kini berada di tangan kami sendiri,” tegas Lampard.

“Kami main di kandang sendiri di (Stamford) Bridge, tetapi menghadapi lawan yang sungguh kuat melalui Wolves. Saya menaruh kepercayaan kepada para pemain,” ujarnya lagi. (m08/afp/rtr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *