Waspada
Waspada » Ketua IDI Pidie Divaksin Kedua, “Bukti Saya Aman”
Aceh Headlines

Ketua IDI Pidie Divaksin Kedua, “Bukti Saya Aman”

KETUA IDI Pidie dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG(K) saat divaksin kedua. Waspada/Ist
KETUA IDI Pidie dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG(K) saat divaksin kedua. Waspada/Ist

 

SIGLI (Waspada): Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pidie dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG(K) menjalani vaksinasi tahap kedua hari ini, Senin (1/3) di RSU Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Vaksinasi tahap kedua ini diterima dokter spesialis kandungan itu dua pekan setelah vaksinasi pertama pada, Senin (15/2).

“Vaksinasi ini aman dan halal. Saya menjadi bukti bahwa vaksin ini aman. Meski setiap orang berbeda menerima reaksi vaksin, ada yang ngantuk dan lainnya. Tapi saya merasakan saya tambah segar setelah divaksin,” kata dr Arika kepada Waspada usai divaksin.

Arika yang juga Wadir Pelayanan Medik (Yanmed) RSU Tgk Chik Ditiro Sigli ini menilai tidak ada alasan khususnya kepada tenaga medis menolaknya.

Vaksin yang diberikan pemerintah ini juga dijamin aman dan dirinya menjadi salah satu bukti.

“Tidak mungkin pemerintah memberikan vaksin yang tidak aman ke warganya. Apalagi belum lama ini kalangan wartawan juga di Jakarta baru divaksin dan disaksikan langsung bapak Presiden Jokowi,” ujarnya.

Arika yang dikenal familiar ini menuturkan, secara bertahap vaksin akan diberikan kepada seluruh warga Indonesia tanpa terkecuali.

Meski saat ini vaksin masih diberikan kepada kalangan profesi yang rentan terhadap penularan virus Covid-19.

“Saya berharap sebagai Ketua IDI tidak ada alasan menolak vaksin ini. Jangan percaya pada informasi menyesatkan mengenai vaksin yang tidak aman dan tidak halal. Saya menjadi buktinya,” ujarnya.

Kepada masyarakat, Arika menjelaskan tidak perlu takut divaksin.

Apalagi vaksinasi ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk melawan Covid-19.

“Saya harap masyarakat cerdas memahaminya,” tegasnya. (csul/b01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2