Waspada
Waspada » Kesultanan Deli Akan Urus Lahan Yang Terbengkalai
Headlines Medan

Kesultanan Deli Akan Urus Lahan Yang Terbengkalai

Kuasa hukum Tengku Osman Amal, Syahputra Lubis SH, menunjukkan putusan yang memenangkan gugatan mereka terhadap lahan PTPN II, di Medan Kamis (1/10).

MEDAN (Waspada): Kesultanan Deli akan urus lahan yang terbengkalai lama dan akan memanfaatkannya kembali.

Hal itu dikatakan kuasa hukum Tengku Osman Amal, Syahputra Lubis SH, Kamis (1/10), di Medan setelah mereka memenangkan gugatan terhadap lahan PTPN II berdasarkan putusan no.245/Pdt. 2018/Pn/lbp, PN Lubuk Pakam.

Kesultanan Deli juga menangkan gugatan terhadap lahan PTPN II berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi Medan No 219/pdt/2020/PT MDN 2 Juli 2020 memenangkan kesultanan Deli terhadap PTPN II atas tanah seluas 24 hektar di Jalan Metreologi, Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Sebelumnya Kesultanan Deli, atas nama Tengku Osman Amal Ganda Wahid bin Tengku Azmi Perkasa Alam menggugat PTPN II terhadap lahan di Jalan Metrologi Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Lokasi itu berbatasan dengan Perumahan Mutiara Residen.

Atas putusan ini pihak PTPN II melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Medan.

Kuasa hukum Tengku Osman Amal, Syahputra Lubis, SH mengatakan hal itu sesuai putusan no. 245/Pdt. 2018/Pn/lbp, PN Lubuk Pakam.

Isi putusan menyatakan Kesultanan Deli incasu penggugat adalah pemilik sah tanah adat kebun “Mabar” seluas 242.100 m2 atau setidak-tidaknya seluas 24.21 hektar dengan batas-batas; sebelah utara berbatasan dengan Jalan Meteorologi Pasar XII, sebelah selatan berbatasan dengan tembok Perumahan Pancing Mas atau Mutiara Residence.

Kemudian sebelah timur berbatasan dengan Jalan Trikora atau kandang lembu dan sebelah barat berbatasan dengan Jalan Selamat Ketaren Ujung.

Menurut Syahputra Lubis, ia perlu menyampaikan hal ini untuk mempertegas bahwa lahan tersebut masih dalam proses hukum di pengadilan sehingga masyarakat dapat mengetahuinya. Dan Kesultanan Deli akan urus lahan yang terbengkalai yang gugatannya sudah mereka menangkan tersebut.

Kesultanan Deli saat ini juga telah melakukan gugatan atas lahan LPP (Lembaga Pendidikan Perkebunan) yang beralamat di Jalan Wilem Iskandar/Jl Rumah Sakit Haji Medan, di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dengan no perkara 126/pdt.G/2020/lbp.

Ditambahkan Syahputra Lubis, sebagai pengacara dari Kesultanan Deli atas dasar keputusan Pengadilan Tinggi Medan yang telah dimenangkan kesultanan Deli meminta intervensi (pihak penggarap) dan PTPN II serta pihak-pihak yang terkait agar segera mengosongkan lahan tersebut. (m06/A)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2