Waspada
Waspada » Kesadaran Warga Cegah Penyebaran Covid-19 Di Nias Meningkat
Headlines Sumut

Kesadaran Warga Cegah Penyebaran Covid-19 Di Nias Meningkat

WAKIL Komandan Satgas Covid-19 Kepulauan Nias, AKBP Parluatan Seregar saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Gunungsitoli, Rabu (21/10). Waspada/Bothaniman Jaya Telaumbanua
WAKIL Komandan Satgas Covid-19 Kepulauan Nias, AKBP Parluatan Seregar saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Gunungsitoli, Rabu (21/10). Waspada/Bothaniman Jaya Telaumbanua

GUNUNGSITOLI (Waspada): Wakil Komandan Satgas Covid-19 Kepulauan Nias, AKBP Parluatan Siregar mengakui kesadaran masyarakat di daerah itu dalam mencegah penyebaran Corona Virus Desiase (Covid-19) di lima Kabupaten/Kota yang ada terus meningkat.

“Kita telah melakukan beberapa riset di sejumlah lokasi keramaian terkait penerapan protokol kesehatan, dan setiap lokasi yang kita datangi kita peroleh sampel bahwa dari 10 pengunjung hanya 2 yang tidak mengikuti protokol kesehatan,” ungkap Parluatan Siregar kepada wartawan, Rabu (21/10).

Menurut Parluatan, Gugus Tugas Kepulauan Nias mengambil kesimpulan bahwa kesadaran masyarakat di Kepulauan Nias telah meningkat dalam mencegah penyebaran Covid19 dengan mengikuti protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

“Gugus tugas telah melakukan segala startegi untuk menanggulangi penyebaran Covid19 di Kepulauan Nias,” ujarnya.

Gugus Tugas melakukan pencegahan dengan melakukan kerjasama dan sinergitas bersama TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mereka dijadikan sebagai penggerak untuk mendorong tokoh adat, tokoh agama, forum lintas umat beragama, badan kemakmuran mesjid, pendeta, camat, kepala desa sampai ke akar akar yang paling kecil ikut dalam pencegahan Covid-19.

“Seluruh kelompok masyarakat kita usahakan sinergitas dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 dan mendorong mereka menjadi motor penggerak dalam kehidupan sehari hari serta meningkatkan rasa emosional mereka untuk menjadikan Covid-19 musuh bersama,” tambah Parluatan.

Dia menerangkan jika selama ini tim Gugus Tugas mengupayakan agar dalam sanubari dan jiwa masyarakat Kepulauan Nias ada rasa emosional dan menjadikan Covid-19 musuh bersama, sebab hal tersebut merupakan kekuatan yang besar dalam mencegah penularan Covid-19.

Parluatan juga mengakui pada awalnya perkembangan penyebaran Covid-19 di Kepulauan Nias sangat memprihatinkan.

Sehingga Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi menugaskan tim Gugus Tugas Provinsi Sumatera Utara datang ke Kepulauan Nias untuk melakukan tindakan pencegahan penularan Covid-19 yang lebih luas.

Mereka kemudian ditugaskan di Kepulauan Nias dibawah pimpinan Danrem 023/Kawal Samudra, Kol Inf Coriel D Sikumbang dan tugas mereka telah berakhir kemarin tanggal 20 Oktober 2020.

Dari Wadansat Gugus Tugas diketahui jika selama melaksanakan tugas di Kepulauan Nias ada sebanyak 577 masyarakat Kepulauan Nias yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari 577 warga Kepulauan Nias yang terkonfirmasi positif Covid-19, ada sebanyak 497 orang yang sampai kemarin telah dinyatakan sehat dan kembali ke rumah dan 10 orang meninggal.

Sisanya yang tinggal 80 orang masih menjalani isolasi, dimana 10 orang diantaranya dirawat di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli.

“Kita berharap ke depan penanganan lebih bagus, karena kita sudah membangun satu postur emosional di Kepulauan Nias mulai dari masyarakat paling bawah, dimana di segala lini menganggap bahwa Covid19 adalah musuh bersama dan bukan hanya musuh TNI, Polri, ASN atau medis,” harapnya. (a26)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2