Waspada
Waspada » Kepastian Haji Masih Tunggu Arab Saudi
Headlines

Kepastian Haji Masih Tunggu Arab Saudi

Menag Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA (Waspada): Kabar bahwa Kementerian Kesehatan Saudi mensyaratkan vaksinasi Covid-19 bagi jamaah haji sampai ke telinga
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Tapi Menag mengaku belum tahu apakah info tersebut bersifat internal Saudi atau juga untuk negara lain.

“Berita yang beredar itu juga tidak bisa dijadikan dasar karena belum ada surat atau pemberitahuan resmi dari Saudi,” ujar Yaqut, dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (9/3).

Dalam berita yang beredar, lanjut Menag Yaqut, tidak ada penegasan syarat vaksin itu apakah untuk persiapan internal Saudi, ataukah juga merupakan pesan buat negara pengirim jamaah lainnya.

“Tidak ada keterangan tentang itu,” tegas Menag.

Hal senada disampaikan Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali. Menurutnya, pernyataan Menteri Kesehatan Saudi bukan kepada jamaah haji tapi terkait petugas medis internal Kemenkes Saudi yang akan berpartisipasi pada musim haji tahun 2021.

“Saya sudah koordinasi dengan pihak Kemenkes Saudi dan Jubir Kementerian Haji bahwa untuk petugas haji dari luar Saudi dan jamaah haji luar Saudi belum ada pernyataan terkait vaksin ataupun yang lainnya,” tandasnya.

Sampai saat ini, Kemenag terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Penyiapan dokumen jamaah tetap dilakukan bertahap, pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) juga mulai dilakukan dengan Komisi VIII DPR.

Tim manajemen krisis yang dibentuk Menag pada akhir Desember 2020 juga terus bekerja mempersiapkan beragam skenario. Demikian juga koordinasi dengan pihak Saudi, terus dilakukan melalui Konsul Haji KJRI Jeddah.

Tapi soal kepastian apakah jamaah akan diberangkatkan tahun ini atau tidak, Menag Yaqut mengatakan kalau Indonesia masih menunggu  info resmi dari Saudi.

“Sampai hari ini, belum ada info resmi dari Saudi terkait kepastian penyelenggaraan ibadahhaji 1442 H/2021 M,” tegas Menag.(J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2