Kejatisu Kembalikan Kerugian Negara Rp9 Miliar Lebih

Kejatisu Kembalikan Kerugian Negara Rp9 Miliar Lebih

  • Bagikan
KAJATISU, IBN Wiswantanu saat penyerahan pengembalian keuangan negara ke Pemko yang diterima Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, di Aula Kejatisu, Rabu (17/3).Waspada/Rama Andriawan
KAJATISU, IBN Wiswantanu saat penyerahan pengembalian keuangan negara ke Pemko yang diterima Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, di Aula Kejatisu, Rabu (17/3).Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) kembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp9.083.566.525 dari Apartemen Reiz Condo melalui PT Waskita Karya Realty.

Pengembalian tersebut berupa retribusi daerah atas perubahan fungsi bangunan gedung apartemen Reiz Condo. Uang kerugian negara tersebut diserahkan ke kas daerah Pemko Medan.

Kepala Kejatisu (Kajatisu), Ida Bagus Nyoman (IBN) Wiswantanu, langsung menyerahkan uang ke kas negara melalui Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Aula Kejatisu lantai 3 Jl AH Nasution Medan, Rabu (17/3). Penandatanganan berita acara serah terima sekaligus juga dilakukan.

Hadir pada kesempatan itu, Asintel Dr. Dwi Setyo Budi Utomo serta para Asisten lainnya dan Kabag TU Raden Sudaryono, dari Pemko Medan ada Ketua DPRD Medan Hasyim, Sekda, Ir. Wiriya Alrahman serta undangan lainnya.

Kajatisu IBN Wiswantanu, mengatakan proses pengembalian kerugian megara ini berawal dari izin IMB No. 6498/869.K Tanggal 15 Juli 2015 dengan fungsi sebagai hunian, luas bangunan 80.268 M persegi, jumlah lantai 28 dengan nilai retribusi Rp1.280.084.850.

“Berdasarkan temuan tim penyidik dari kejaksaan ditemukan perubahan fungsi bangunan yang tadinya hunian menjadi campuran. Di dalamnya ada kegiatan sewa menyewa apartemen bulanan dan tahunan. Kemudian Tanda Daftar Usaha Pariwisata No. 132/1.4/0601/04/2018 tanggal 16 April 2018 sebagai bukti setoran pajak sewa apartemen yang seharusnya wajib rubah fungsi bangunan,” ucapnya.

Kerugian Keuangan

Berdasarkan Perda Walikota Medan No. 38 Tahun 2017 tentang petunjuk teknis pelaksanaan Perda Kota Medan, Perda No. 5 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin IMB sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Walikota No. 98 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Walikota Medan No 83 Tahun 2017, maka ditemukan kerugian keuangan negara karena penyalahgunaan fungsi bangunan.

“Dari hasil penyelidikan, ditemukan adanya mark down atas pembayaran retribusi IMB yang dianggap retribusi IMB masuk sebagai kas Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan sebesar Rp9.083.566.525,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, penyelamatan kerugian keuangan negara tersebut, adalah hasil operasi intelijen yang bertujuan untuk mengetahui adanya apakah suatu perbuatan menyimpang atau tidak.

“Dari apa yang dilakukan ternyata yang terjadi adalah penyimpangan terkait dengan pemberiam izin retribusi IMB. Jadi IMB yang diberikan adalah fungsi hunian, tapi kemudian Reiz Condo memanfaatkan tidak hanya hunian tapi juga dimanfaatkan semacam hotel,” jelasnya.

Hal ini, kata dia, jelas berbeda perhitungan retribusinya. “Jadi kalau hunian itu, retribusinya 0,4 persen. Ternyata kalau itu, untuk kepentingan umum.

“Jadi untuk disewakan jadi hotel, itu dikenakan 4 persen, ini tentunya harus dilakukan pembaruan IMB, kami sudah sampaikan ke pengelola Reiz Condo dan dia langsung secara proaktif melakukan pembayaran yang wujudnya ada hari ini. Hari ini akan kami serahkan kepada walikota, untuk bisa disetorkan ke kas daerah,” pungkasnya.

Walikota Medan, Muhammad Boby Afif Nasution, dalam sambutannya menyambut gembira atas adanya pengembalian kerugian negara dari hasil penyelidikan yang dilakukan kejaksaan, terkait perubahan fungsi Reiz Condo dari hunian menjadi campuran. (m32).

 

  • Bagikan