Waspada
Waspada » Kejari Palas Di Desak Tuntaskan Kasus Dana BOS Afirmasi 2019
Headlines Sumut

Kejari Palas Di Desak Tuntaskan Kasus Dana BOS Afirmasi 2019

MAHASISWA yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) Padanglawas saat melakukan aksi unjuk rasa Di Kejari Palas. Waspada/Ist
MAHASISWA yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) Padanglawas saat melakukan aksi unjuk rasa Di Kejari Palas. Waspada/Ist

PALAS (Waspada): Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) Padanglawas (Palas) mendesak Kejaksaan Negeri Palas menuntaskan dugaan kasus penyelewegan dana BOS Afirmasi 2019 yang sudah tiga bulan tidak mempunyai kejelasan.

“Kejari Palas terkesan lamban menangani kasus ini. Tiga bulan lebih belum ada kejelasan,” ujar Ketua AMAK M Isron Hasibuan dalam orasinya saat menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Kejari Palas di Sibuhuan, Selasa (4/8).

Dalam aksi yang mendapat pengawalan Personel Polres Palas dan Satpol PP setempat itu, Isron mengungkapkan sudah 70 orang lebih Kepala Sekolah penerima BOS Afirmasi atau dana program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di Daerah Khusus yang ditetapkan oleh Kementerian yang telah diperiksa Kejari namun hingga kini belum ada tersangka.

Selain itu Mahasiswa yang tergabung dalam aksi itu juga mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengundurkan diri karena dinilai tidak pantas dan telah gagal menjalankan tugasnya.

Begitu juga dengan pimpinan BOS Afirmasi supaya dicopot karena dinilai telah menyalahi wewenangnya.

Kata mereka, mereka masih percaya peroses hukum di Kejari Palas dan mendukung sepenuhnya kinerja Kejari dalam penindakan kasus yang merajalela di Dinas Pendidikan Palas tersebut.

Kasi Intel Kejari Palas Parlindungan Sidauruk SH yang menerima pengunjukrasa mengatakan, kasus tersebut saat ini tengah diproses oleh pihaknya dan meminta waktu untuk menuntaskan persoalan tersebut.

Kata Kasi Intel, saat ini masih di tengah masa pandemi sehingga terkendala untuk melakukan pemanggilan.

Untuk itu dia meminta agar diberikan waktu dalam menuntaskan persoalan hukum tersebut. (a31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2