Kasus Covid-19 Tembus 700.000 Di Seluruh Dunia - Waspada

Kasus Covid-19 Tembus 700.000 Di Seluruh Dunia

  • Bagikan
Tim medis bantuan untuk menangani pasien Covid-19 tiba di Dongsan Medical Center Kota Daegu, Korea Selatan, Senin (30/3/2020). AP

WASHINGTON, AS (Waspada): Jumlah kasus virus corona di seluruh dunia hingga Senin (30/3/2020) petang tembus 700.000 hingga Senin (30/3/2020) sore. Dikutip dari data Worldometers, total kasus Covid-19 mencapai 735,816 orang yang tersebar di 199 negara dan wilayah.

Disebutkan pula, dari jumlah tersebut sebanyak 34,845di antaranya meninggal dunia. Sementara 156,137 penderita berhasil disembuhkan. Kasus virus corona tertinggi berada di Amerika Serikat yang telah mengonfirmasi 142,793 penderita, sebanyak 2.490 di antaranya meninggal.

Di posisi kedua negara dengan kasus tertinggi adalah Italia dengan 97.689 penderita. Namun untuk jumlah kematian Italia adalah yang tertinggi dengan 10.779 kasus. Lalu disusul Spanyol di peringkat ketiga dengan 85,195 kasus, termasuk 7.340 kematian.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu mengatakan bahwa tingkat kematian Covid-19 di AS akan mencapai puncaknya dalam dua pekan ke depan. “Paskah seharusnya menjadi puncak angkanya,” kata Trump. Hari besar umat Kristen tersebut jatuh pada 12 April mendatang.

“Pemodelan memperkirakan bahwa puncak tingkat kematian kemungkinan akan terjadi dalam dua minggu,” ujarnya saat memberikan pernyataan pers di Gedung Putih.  “Dari sana harusnya angkanya akan mulai turun, dan kita berharap dari titik itu, penurunannya bisa signifikan,” tambahnya.

Trump juga mengatakan bahwa pemerintah telah memperpanjang pedoman social distancing hingga 30 April mendatang untuk memperlambat penyebaran virus. Trump mengatakan bahwa dengan membatasi jumlah kematian hingga 100.000 atau 200.000 merupakan “pekerjaan yang baik”.

Ia menyebut bahwa pemerintahannya telah berhasil menurunkan jumlah potensi kematian akibat Covid-19 dari perkiraan sebelumnya, yaitu lebih dari 2 juta kematian.

Sebelumnya, Direktur Institut Nasional AS untuk Penyakit Menular dan Alergi, Dr Anthony Fauci memperkirakan bahwa pandemi corona dapat menyebabkan 100.000 hingga 200.000 kematian di AS.

Fauci, yang juga merupakan anggota gugus tugas virus corona bentukan Trump dengan cepat menambahkan, “saya tidak ingin berpatokan pada hal itu … Ini adalah angka yang terus bergerak sehingga Anda bisa dengan mudah menjadi salah dan menyesatkan orang”.

Lebih jauh, Trump mengatakan bahwa ia berharap AS “akan berada dalam proses pemulihan” pada 1 Juni mendatang, turun dari target Paskah yang sebelumnya ia sampaikan. Ia juga mengatakan bahwa akan ada pengumuman “penting” pada Selasa (31/3) tentang rencana dan strategi pemerintah ke depan. (afp/And)

 

  • Bagikan