Waspada
Waspada » Karyawan SPBU Amplas Tewas Tersengat Listrik
Headlines Medan

Karyawan SPBU Amplas Tewas Tersengat Listrik

KARYAWAN SPBU Amplas tewas mengenaskan tersengat listrik tegangan tinggi saat membersihkan langit SPBU, Selasa (14/7). Waspada/gito ap
KARYAWAN SPBU Amplas tewas mengenaskan tersengat listrik tegangan tinggi saat membersihkan langit SPBU, Selasa (14/7). Waspada/gito ap

MEDAN (Waspada): Karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Amplas, tewas mengenaskan tersengat listrik tegangan tinggi saat membersihkan langit-langit pengisian bahan bakar umum tersebut, Selasa (14/7).

Korban Heri, 46, warga Pengilar, Medan Amplas seharinya petugas pelayanan pengisian bahan bakar, saat itu diminta membersihkan langit (plafon) SPBU.

“Peristiwanya terjadi sekira pukul 11:00,” kata saksi mata di lokasi kejadian.

Disebutkan, korban bersama rekannya Surya sejak pagi membersihkan langit SPBU menggunakan pranca besi beroda yang bisa digeser.

Sekira pukul 11:00 pekerjaan mereka selesai, kemudian bergeser ke bagian lain.

Namun saat menggeser pranca, besi pranca terkena kabel listrik yang memalang di areal tersebut dan langsung menyengat kedua korban.

Heri diduga saat itu tidak mengenakan sandal tewas karena tubuhnya lengket di pranca, sedangkan rekannya mental karena memakai sandal.

“Saya dengar jeritan mereka, seorang diantaranya mental dan seorang lagi lengket di besi,” ujar saksi mata mengaku terkejut dan lemas melihat kejadian itu.

Beberapa menit setelahnya, korban dengan sebagian tubuh terbakar terkulai dengan kondisi telungkup.

Tegangan listrik yang tinggi bahkan membakar salah satu tangannya hingga putus.

“Tragis, kami tak sampai hati melihatnya,” kata warga yang berkerumun menyaksikan kondisi korban.

Sedangkan rekan korban, Surya, menurut warga segera dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan angkot yang saat itu ada di lokasi.

Sementara petugas Polsek Patumbak mendapat informasi segera memasang police line dan menghubungi petugas PLN mematikan arus listrik.

Satu jam setelah kejadian, Inafis Polrestabes Medan tiba melakukan identifikasi, dan tak lama jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan ambulan milik Fakultas Kedokteran UMSU.

Belum ada keterangan dari pihak SPBU dan kepolisian terkait kasus ini, namun petugas kepolisian di lokasi mengatakan kasusnya tetap disidik dengan meminta keterangan saksi. (m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2